Anda disarankan membatasi mengonsumsi makanan dan minuman berkafein tinggi selama merencanakan kehamilan. (Foto: SnapbyThree MY/Unsplash.com)
Anda disarankan membatasi mengonsumsi makanan dan minuman berkafein tinggi selama merencanakan kehamilan. (Foto: SnapbyThree MY/Unsplash.com)

Hindari 5 Makanan Ini untuk Tingkatkan Peluang Kehamilan

Rona kesehatan kehamilan
Pelangi Karismakristi • 15 Januari 2019 08:00
Jakarta: Setiap makanan yang Anda konsumsi akan berpengaruh pada kondisi tubuh. Bahkan menurut American Pregnancy Association, nutrisi dalam tubuh memengaruhi kesuburan baik pada wanita maupun pria.
 
Sehingga, menghindari makanan tertentu selama program dapat membantu meningkatkan peluang Anda untuk hamil, seperti dilansir dari Popsugar.
 
1. Lemak trans
Sebuah studi yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition pada 2007, mengidentifikasi peningkatan risiko infertitilas pada wanita yang mengonsumsi lebih banyak lemak trans.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lemak tak jenuh tunggal ini memiliki dua kali lipat risiko infertilitas ovulasi. Kandungan lemak trans ini banyak ditemukan dalam makanan seperti keripik kentang, makanan cepat saji, dan makanan manis misalnya kue.
 
(Baca juga: Lima Tips agar Cepat Hamil)
 

(Jessica Hasen dari Portland Pediatric and Family Nutrition mengatakan bahwa minum lebih dari dua minuman beralkohol sehari dapat menguras nutrisi penting dalam tubuh yang diperlukan tubuh Anda mempersiapkan kehamilan. Foto: Adam Jaime/Unsplash.com)
 
2. Kopi
Anda disarankan membatasi mengonsumsi makanan dan minuman berkafein tinggi selama merencanakan kehamilan. Seorang konselor Rachel Engelhart mengatakan bahwa wanita yang sedang masa program hamul harus membatasi asupan kopi mereka hingga 200 mg atau kurang (6 sampai 8 ons kopi) per hari.
 
"Ada beberapa hal yang bertentangan mengenai hal ini. Tapi banyak spesialis perawatan kesehatan merekomendasikan untuk menghindati kafein dalam jumlah berlebihan untuk menghindari efek buruk pada kesuburan," kata Engelhart.
 
3. Ikan bermerkuri
American College of Obstetricians and Gynecologists menyarankan wanita untuk mengonsumsi 6 ons atau kurang ikan yang bermerkuri tinggi, seperti tuna, ketika sedang merencanakan atau sudah hamil.
 
Jika ingin menyantap ikan, pilihlah yang bermerkuri rendah, contohnya ikan lele, salmom dan nila. Sebab ikan juga penting bagi ibu dan bayi, sebagai sumber protein dan asam lemak omega-3.
 
4. Susu rendah lemak
Penelitian yang dilakukan Oxford Academic pada 2007, terlalu banyak mengonsumsi susu rendah lemak dapat meningkatkan risiko infertilitas.
 
"Biasanya hal pertama yang saya sarankan untuk mengatasi masalah kesuburan adalah dengan menghilangkan protein susu dari asupan makanan  mereka," tutur ahli gizi Mor Levy Volner.
 
5. Alkohol
Jessica Hasen dari Portland Pediatric and Family Nutrition mengatakan bahwa minum lebih dari dua minuman beralkohol sehari dapat menguras nutrisi penting dalam tubuh yang diperlukan tubuh Anda mempersiapkan kehamilan.
 
Sebab alkohol berlebih dapat menyebabkan stres dan peradangan dalam tubuh. Hal ini akan memengaruhi produksi sperma pada pria dan kesuburan serta kemampuan hamil pada wanita.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi