Renungkan saat-saat Anda telah menyakiti orang lain dan orang-orang yang telah memaafkan Anda. (Foto: Pexels.com)
Renungkan saat-saat Anda telah menyakiti orang lain dan orang-orang yang telah memaafkan Anda. (Foto: Pexels.com)

Keraguan yang Sering Muncul dalam Memaafkan Orang Lain

Rona psikologi
Sunnaholomi Halakrispen • 07 Juni 2019 13:46
Memaafkan bisa menjadi tantangan, terutama jika orang yang melukai Anda tidak mengaku salah. Begitu pun sebaliknya, ketika Anda menemukan diri Anda sulit memaafkannya karena orang tersebut tak memahami Anda. Cobalah berlatih empati, melihat situasi dari sudut pandang orang lain. Tanyakan kepada diri Anda sendiri mengapa dia berperilaku sedemikian rupa kepada Anda. 
 

Jakarta: Ketika Anda tersakiti karena perkataan maupun perbuatan orang lain, tidak mudah memaafkannya. Terkadang, muncul beragam pertanyaan yang memperdalam keraguan Anda untuk memaafkan orang tersebut.
 
Namun, rasa kesal yang Anda alami bisa menyebabkan kesulitan bagi diri Anda, seperti ketidaknyamanan. Berikut beberapa keraguan yang sering kali muncul ketika hendak memaafkan kesalahan orang lain.

1. Apakah memaafkan menjamin rekonsiliasi?

Jika peristiwa menyakitkan melibatkan seseorang yang hubungannya Anda hargai, memaafkan dapat mengarah pada rekonsiliasi atau upaya memulihkan hubungan ke keadaan semula. Namun, ini tidak selalu terjadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bisa saja rekonsiliasi tidak mungkin terjadi jika pelaku telah meninggal atau tidak mau berkomunikasi dengan Anda. Dalam kasus lain, rekonsiliasi mungkin tidak sesuai. Namun, memaafkan masih dimungkinkan, bahkan jika tidak terpenuhinya rekonsiliasi.
 
Keraguan yang Sering Muncul dalam Memaafkan Orang Lain
(Jika Anda benar-benar minta maaf atas sesuatu yang telah Anda katakan atau lakukan, pertimbangkan untuk mengakuinya kepada orang yang telah Anda lukai. Bicaralah tentang kesedihan atau penyesalan tulus Anda. Foto: Pexels.com)

2. Apa yang terjadi jika saya tidak bisa memaafkan seseorang?

Memaafkan bisa menjadi tantangan, terutama jika orang yang melukai Anda tidak mengaku salah. Begitu pun sebaliknya, ketika Anda menemukan diri Anda sulit memaafkannya karena orang tersebut tak memahami Anda.
 
Cobalah berlatih empati, melihat situasi dari sudut pandang orang lain. Tanyakan kepada diri Anda sendiri mengapa dia berperilaku sedemikian rupa kepada Anda. 
 
Mungkin Anda akan bereaksi sama jika Anda menghadapi situasi yang sama. Renungkan saat-saat Anda telah menyakiti orang lain dan orang-orang yang telah memaafkan Anda.
 
Anda juga bisa menulis dalam jurnal, berdoa, atau menggunakan meditasi terbimbing dengan berbicara pada seseorang yang Anda anggap bijak dan penuh kasih tetapi tidak memihak.
 
Sadarilah bahwa memaafkan adalah suatu proses. Bahkan, luka kecil mungkin perlu ditinjau kembali dan dimaafkan berulang kali.

3. Bagaimana jika orang yang saya maafkan tidak berubah?

Membuat orang lain mengubah tindakan, perilaku, atau kata-katanya bukanlah titik pengampunan. Pikirkan pengampunan lebih lanjut tentang bagaimana hal itu dapat mengubah hidup Anda, yakni dengan membawa Anda pada kedamaian, kebahagiaan, dan penyembuhan emosional dan spiritual. 

4. Bagaimana jika saya yang membutuhkan memaafkan?

Langkah pertama ialah menilai dengan jujur dan mengakui kesalahan yang telah Anda lakukan. Kemudian, pikirkan secara mendalam, bagaimana kesalahan itu telah memengaruhi orang lain. Hindari menilai diri sendiri terlalu keras.
 
Jika Anda benar-benar minta maaf atas sesuatu yang telah Anda katakan atau lakukan, pertimbangkan untuk mengakuinya kepada orang yang telah Anda lukai. Bicaralah tentang kesedihan atau penyesalan tulus Anda. Mintalah maaf padanya tanpa membuat alasan.
 
Ingat, bagaimanapun, Anda tidak dapat memaksa seseorang untuk memaafkan Anda. Beberapa orang perlu melakukan pemaafan dengan jangka waktu masing-masing. Apa pun yang terjadi, tekadkan komitmen untuk memperlakukan orang lain dengan belas kasih, empati, dan rasa hormat.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif