Konsumsi Pir Bantu Penyembuhan Penyakit Kronis

Sri Yanti Nainggolan 12 Januari 2018 10:31 WIB
tips kesehatan
Konsumsi Pir Bantu Penyembuhan Penyakit Kronis
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Sebuah penelitian in vitro baru (tabung reaksi) yang dipublikasi dalam March issue of Food Research International memelajari komponen dalam dua varietas pir untuk melihat efeknya pada penyakit kronis.

Hasilnya, fermentasi dari dua jenis pir tersebut dapat mengontrol perut yang terkena H. pylori, infeksi bakteri kronis umum pada manusia, tanpa memengaruhi bakteri baik.

"Bakteri sering dianggap sebagai penyebab penyakit, namun tubuh juga mengandung bakteri yang baik. Mengetahui potensi pir yang dapat menyeimbangkan aktivitas bakteri dalam proses pencernaan dapat memberikan manfaat kepada tubuh secara keseluruhan," ujar peneliti Dr Kalidas Shetty.


Para peneliti juga mencari tahu efek buah tersebut pada penyakit tak menular seperti diabetes tipe 2 dan penyakit komplikasi kardiovaskular.

Mereka menemukan, pir jenis Bartlett dan Starkrimson memiliki komponen seperti fenolat dan antioksidan yang dapat memperlambat enzim yang berkaitan dengan metabolisme yaitu pati dan glukosa.

Pir adalah salah satu buah yang paling populer di dunia dan merupakan sumber serat dan vitamin C yang baik dengan jumlah 100 kalori per porsi. Satu pir medium menyediakan sekitar 24 persen kebutuhan serat sehari-hari.

Buah ini juga bebas sodium, bebas kolesterol, bebas lemak, dan mengandung 190 mg kalium.

Diet seimbang keseluruhan yang kaya akan buah dan sayuran, termasuk pir, memberi nutrisi mikronutrien, vitamin, serat makanan, kalium, antioksidan, dan banyak lagi.

Penelitian baru Dr Shetty didasarkan pada penelitian in vitro sebelumnya yang mengeksplorasi ekstrak pulp varietas pir yang berbeda dan bagaimana dampak penyerapan glukosa dalam pencernaan.

Tidak diketahui apakah hasil salah satu dari penelitian in vitro ini dapat direplikasi pada manusia, namun temuan ini memberikan alasan ilmiah untuk melakukan studi manusia di masa depan.






(DEV)