Keracunan air adalah kondisi ketika terlalu banyak minum air mineral yang berakibat mengganggu kesehatan. (Ilustrasi/Pexels)
Keracunan air adalah kondisi ketika terlalu banyak minum air mineral yang berakibat mengganggu kesehatan. (Ilustrasi/Pexels)

Batasan untuk Mengetahui Keracunan Air

Rona kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 13 Agustus 2020 14:03
Jakarta: Keracunan air adalah kondisi ketika terlalu banyak minum air mineral yang berakibat mengganggu kesehatan. Agar tidak terlanjur, perhatikanlah batasan mengonsumsi air mineral untuk menghindari keracunan air tersebut.
 
Sebab, ada laporan kematian karena asupan air yang berlebihan. Orang yang berisiko meninggal akibat keracunan air cenderung berpartisipasi dalam acara olahraga ketahanan atau pelatihan militer.
 
Dilansir dari Medical News Today, overhidrasi dan keracunan air terjadi ketika seseorang meminum lebih banyak air daripada yang dapat dibuang oleh ginjal mereka melalui urin. Namun, jumlah air bukan satu-satunya faktor, melainkan waktu juga berperan penting.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut angka yang dikutip dalam studi tahun 2013, ginjal dapat menghilangkan sekitar 20-28 liter air sehari, tetapi tidak lebih dari 0,8 hingga 1,0 liter setiap jam. Untuk menghindari hiponatremia, penting untuk tidak melebihi ginjal dengan meminum lebih banyak air daripada yang dapat mereka hilangkan.
 
Para penulis studi tersebut melaporkan bahwa gejala hiponatremia dapat berkembang jika seseorang meminum 3–4 liter air dalam waktu singkat. Meskipun, mereka tidak memberikan perkiraan waktu yang spesifik.
 
Menurut satu laporan kasus, tentara mengalami gejala setelah mengonsumsi setidaknya 2 liter (1,9 liter) air per jam. Laporan lain menjelaskan perkembangan hiponatremia setelah minum lebih dari 5 liter dalam beberapa jam.
 
Keracunan air dan hiponatremia yang berkepanjangan juga terjadi pada narapidana sehat berusia 22 tahun yang minum 6 liter air dalam 3 jam. Akhirnya, menurut sebuah laporan, seorang gadis berusia 9 tahun mengalami keracunan air setelah mengonsumsi 3,6 liter air dalam 1–2 jam.
 
Lalu, berapa banyak air yang Anda butuhkan? Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), tidak ada pedoman resmi tentang berapa banyak air yang perlu diminum seseorang setiap hari.
 
Jumlah yang tepat berbeda-beda, bergantung pada faktor-faktor. Di antaranya, bergantung pada berat badan, tingkat aktivitas fisik, iklim, dan apakah mereka sedang menyusui atau tidak.
Pada tahun 2004, National Academy of Medicine merekomendasikan bahwa wanita berusia 19-30 tahun mengonsumsi sekitar 2,7 liter per hari. Sedangkan, pria dengan usia yang sama diimbau minum sekitar 3,7 liter per hari.
 
Beberapa orang masih mengikuti aturan 8 × 8, yang menganjurkan minum delapan gelas 8 ons air per hari. Namun, ini tidak berdasarkan penelitian.
 
Mengandalkan rasa haus mungkin tidak berhasil untuk semua orang. Atlet, lansia, dan wanita hamil, misalnya, mungkin perlu minum lebih banyak air setiap hari.
 
Untuk memperkirakan jumlah yang tepat, ada baiknya mempertimbangkan kalori. Jika seseorang membutuhkan 2.000 kalori per hari, mereka juga harus mengonsumsi 2.000 mililiter air per hari.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif