Tentu ada fantasi tentang rumah Anda yang memiliki aroma khas yang menjadi terasa seperti tempat perlindungan yang bersih dan aman. (Foto: Vincent Rivaud/Pexels)
Tentu ada fantasi tentang rumah Anda yang memiliki aroma khas yang menjadi terasa seperti tempat perlindungan yang bersih dan aman. (Foto: Vincent Rivaud/Pexels)

Bau tak Sedap di Rumah, Periksa 8 Area Ini

Rona tips & trik
Timi Trieska Dara • 15 Agustus 2019 16:36
Bau tak sedap dalam rumah Anda bukan hanya mengganggu Anda, melainkan juga tamu yang kebetulan mampir di rumah Anda. Jika kesulitan mengetahui bau tak sedap itu, deteksi delapan area yang menjadi sumbernya.
 
Jakarta:
Anda tahu aroma jeruk yang sangat segar dan manis menyapa Anda ketika memasuki lobi hotel mewah? Apa Anda pernah berharap rumah Anda bisa berbau seperti itu dan mulai mencari cara untuk membuat rumah Anda wangi?
 
Tentu ada fantasi tentang rumah Anda yang memiliki aroma khas yang menjadi terasa seperti tempat perlindungan yang bersih dan aman. Tetapi kehidupan (dan kenyataan) terkadang bisa menghalangi niat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebut saja tempat pencuci piring yang bau, saluran pembuangan air yang berbau misterius, kandang binatang peliharaan, anak-anak, atau bahkan kelembapan yang tidak diinginkan. Ada banyak efek samping dari kehidupan sehari-hari yang dapat mengisi rumah Anda dengan aroma yang kurang menyenangkan. Jika Anda tidak bisa mengetahui dari mana bau menjijikan itu berasal, periksa kemungkinan penyebabnya berikut ini:

1. Hewan peliharaan

Mereka bagian dari keluarga yang sangat dekat, tetapi seperti halnya manusia, mereka bisa berbau.
 
"Ketika rambut mereka rontok, bakteri tumbuh—dan itu bisa menjadi sangat cepat," kata Abe Navas, manajer umum layanan pembersihan rumah Emily's Maids di Dallas, Texas.
 
Untuk mengatasinya, sering-seringlah memandikan hewan peliharaan Anda, dan juga membersihkan tempat-tempat di mana mereka tidur. Bersihkan juga menggunakan vakum di bawah tempat tidur dan sofa demi menghindari penumpukan rambut atau bulu yang berbau tak sedap.

2. Pakaian basah atau lembap

Jangan menaruh keranjang pakaian kotor di kamar mandi Anda. Sebagai gantinya, simpan di kamar Anda atau lemari lain di tempat yang tidak akan terkena uap dari bathtub dan shower. "
 
"Di lingkungan yang lembap, bakteri tumbuh, dan itulah tempat yang berbau menyebalkan itu. Jika Anda memiliki pakaian kotor basah, segera cuci," kata Navas.

3. Tempat tidur

"Kita semua pernah mendengar bahwa kita tidak bisa mencium bau rumah kita sendiri, dan itu karena baunya seperti tubuh kita," kata Jennifer Snyder, seorang organisator profesional bersertifikat yang berbasis di Waco, Texas dan pemilik Neat as a Pin Organizing & Cleaning.
 
Bau tak Sedap di Rumah, Periksa 8 Area Ini
 
Salah satu pelaku khusus dalam kasus ini adalah seprai Anda, yang meresap minyak dan kotoran tubuh Anda sendiri ketika Anda tidak mencucinya secara teratur. Rekomendasi dari Snyder adalah mencuci seprei Anda setiap minggu jika Anda mandi pada pagi hari, dan setiap dua minggu jika Anda mandi pada malam hari.

4. Tempat sampah

Yang ini tampak jelas, bagaimanapun juga, bau sampah. Tumpahan kecil dan remah-remah dapat menumpuk dari waktu ke waktu dan membuat bau tak sedap di dalam tempat sampah. Bahkan ketika Anda mengeluarkan kantong sampah (tentu saja Anda harus mengosongkan sampah secara teratur).
 
Bau tak Sedap di Rumah, Periksa 8 Area Ini
 
Untuk membersihkan tempat sampah dengan benar, semprotkan dengan pemutih encer dan diamkan selama beberapa jam. Bilas dengan banyak air, lalu gunakan sabun untuk mencucinya. Solusi lain: Tentukan satu tempat sampah untuk "sampah kotor" dan keluarkan setiap hari, bahkan jika itu tidak penuh, kata Snyder.

5. Mesin cuci

Peralatan rumah tangga yang terus-menerus bersentuhan dengan air dapat menghadirkan jamur, yang merupakan tempat berkembang biak yang sempurna untuk bakteri bau.
 
"Setiap kali Anda membuka dan menutup pintu mesin cuci, uap air dari setiap siklus terperangkap dalam penutup," kata Ron Shimek, presiden Mr. Appliance yang berbasis di Minneapolis, sebuah perusahaan Neighborly.
 
Bau tak Sedap di Rumah, Periksa 8 Area Ini
 
Laci deterjen juga bisa memerangkap kelembapan dan jamur. Untuk mencegah hal ini, selalu biarkan pintu dan laci deterjen terbuka selama beberapa jam setelah muatan terakhir Anda. Dan jika Anda menemukan jamur, gunakan campuran 1:1 cuka putih dan soda kue untuk menyeka daerah yang terkena.

6. Mesin pencuci piring

Sama seperti mesin cuci Anda, ini adalah tempat populer untuk jamur potensial dan bau. Lingkungannya yang hangat dan lembab seperti surga bagi spora jamur, terutama ketika ada partikel makanan yang tertinggal dari siklus terakhir (cuci piring) Anda.
 
Perbaiki dengan menjalankan siklus panas-kering yang kosong untuk menyiram interior, termasuk keranjang perak, saringan, panel, dan pintu. Jika keranjang Anda berjamur, keluarkan dan biarkan meresap di wastafel dapur dengan cairan pemutih dan air hangat selama 30 menit. Bilas sampai bersih sebelum diganti.

7. Saluran pembuangan sampah

Ini adalah penyebab bau dapur umum lainnya. Cara termudah untuk menghindari ini adalah memastikan bagian dalam pembuangan sampah dibersihkan, karena kotoran kadang-kadang bisa terperangkap di bawah selokan. Anda dapat membeli pewangi pembuangan sampah, atau buat sendiri dengan menggiling beberapa helai lemon, jeruk nipis, atau kulit jeruk ke dalam pembuangan.
 
"Ini tidak hanya membantu menjaga saluran pembuangan yang bersih, tetapi juga bertindak sebagai pewangi dan meredakan aroma dapur Anda dengan aroma jeruk segar,"kata Dana Kofsky, pakar kesehatan di belakang Wellness Styled yang berbasis di Los Angeles.

8. Perabotan baru

Anda mungkin berpikir menyukai aroma sofa baru Anda, sama seperti menyukai aroma mobil baru, karena baunya, ya, baru. Tapi aroma itu mungkin disebabkan oleh senyawa organik volatil (VOC). Senyawa ini memiliki aroma yang kuat, tetapi mereka juga dapat membahayakan kesehatan Anda.
 
"Banyak orang tidak menyadari bahwa tingkat racun dalam ruangan bisa 10 kali lebih tinggi [daripada] yang ditemukan di luar ruangan, dan furnitur adalah salah satu penyebab untuk penemuan itu," kata Bart Wolbers, pendiri Nature Builds Health.
 
Environmental Protection Agency (EPA) mengatakan VOC dapat menyebabkan sakit kepala, iritasi mata, hidung, dan tenggorokan. Bahkan kondisi yang lebih serius, seperti kerusakan hati dan ginjal.
 
Cara terbaik untuk menghilangkan VOC adalah dengan menggunakan alat pembersih udara yang mengandung filter karbon. Jika ada benda (mengandung VOC) di rumah Anda, dari furnitur hingga kasur terus berbau tajam setelah sebulan.
 
"Anda mungkin ingin mendapatkan uang Anda kembali," kata Wolbers.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif