3 Langkah Menyembuhkan Jerawat Akibat Stres
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Stres dan jerawat memang saling berhubungan. Pada 2003, Stanford University menerbitkan studi bahwa mahasiswa lebih rentan mengalami jerawat yang parah ketika ujian, periode di mana mereka penuh dengan tekanan.

Ketika stres, sel akan memproduksi lebih banyak sebum yang menyumbat pori-pori kulit.

Jerawat yang disebabkan karena stres biasanya muncul lebih banyak dan sulit sembuh. Untuk mengobatinya, obat jerawat saja tidak cukup. Anda juga harus mulai mengubah gaya hidup Anda untuk menyembuhkannya.


1. Tidur cukup

Kurang tidur mendorong peningkatan produksi hormon stres kortisol, yang pada akhirnya menyebabkan jerawat. Benahi pola tidur Anda, dan kulit Anda akan mengalami perubahan yang lebih baik.

2. Diet gula

Hindari konsumsi gula sampai jerawat Anda benar-benar pulih. Gula merupakan salah satu penyebab peradangan di tubuh yang bisa menyebabkan jerawat. Untuk sementara, ganti gula dengan madu.

3. Jangan gunakan pembersih yang mengandung scrub

Scrub memang bisa mengangkat sel kulit mati, tetapi bisa memperparah jerawat Anda. Pilih pembersih wajah berbahan lembut ketika kulit Anda sedang berjerawat.

Konsultasi pada dokter kulit apabila diperlukan. Biasanya dokter akan memberikan krim sebagai kombinasi pengobatan jerawat di kulit Anda. (Livestrong)


Lihat video:



 



(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360