(Foto: Shutterstock)
(Foto: Shutterstock)

Konsumsi Soda Berlebihan Tingkatkan Risiko Osteoporosis

Rona osteoporosis
Farhan Dwitama • 18 Desember 2017 08:25
Tangerang: Sering mengonsumsi minuman bersoda, diet rendah kalsium, susah makan, merupakan faktor yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang.
 
Disampaikan Leny Puspitasari, dokter penyakit dalam RS Siloam Lippo Village, beragam faktor mampu meningkatkan risiko osteoporosis pada pria maupun wanita.
 
"Selain beberapa faktor risiko di atas, penderita gondong, diabetes, dan rutin mengonsumsi obat-obatan yang mengandung steroid juga dapat kan faktor risiko pengeroposan pada tulang," jelasnya dalam seminar kesehatan di Siloam Hospital Lippo Village, Karawaci, Kabupaten Tangerang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diungkapkan Leny, peningkatan pengeroposan tulang tidak ditandai dengan ciri-ciri tertentu.
Namun beberapa kondisi dapat menjadi gejala terjadinya osteoporosis, antara lain sakit punggung, postur tubuh bungkuk, menurunnya tinggi badan, lebih sering mengalami cedera atau keretakan pada tulang belakang, pergelangan tangan, lengan, atau tulang pangkal paha.
 
Sementara untuk diagnosa gejala pengeroposan tulang, lanjut Leny, dapat ditentukan dengan pemeriksaan radiologi.
 
Diagnosis ditentukan dengan pemeriksaan semacam radiologi yang difoto pada tulang untuk melihat kepadatan tulang. Jika sudah terdiagnosa, maka selanjutnya akan dilakukan pencegahan agar tidak terjadi patah tulang.
 

 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif