Penderita diabetes juga masih bisa melakukan berbagai kegiatan, misalnya hiking bersama teman-teman. Dukung mereka untuk melakukan hal yang baik. (Foto: Pexels.com)
Penderita diabetes juga masih bisa melakukan berbagai kegiatan, misalnya hiking bersama teman-teman. Dukung mereka untuk melakukan hal yang baik. (Foto: Pexels.com)

Sembilan Hal Perlu Diketahui tentang Penderita Diabetes

Rona diabetes
Anda Nurlaila • 08 Mei 2019 16:16
Diabetes melitus, DM yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance).
 

Jakarta: Diabetes kini menjadi salah satu penyakit yang semakin umum. Penyakit yang banyak disebabkan gaya hidup ini dapat terjadi bahkan orang dengan umur yang semakin muda.
 
Penderita diabetes bisa saja anggota keluarga, teman maupun kolega. Dikutip WebMD, sebagai orang yang sering berada dan berinteraksi dengan penderita diabetes, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.  

1. Menyalahkan tidak membantu

Orang kurus sekali pun dapat terkena diabetes. Selain gaya hidup, genetik dan latar belakang etnis memengaruhi risiko seseorang mengalami diabetes. Diabetes tipe dua  terjadi saat tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup dan tidak menggunakan insulin dengan benar. Alih-alih menyalahkan teman penderita diabetes, lebih baik membantunya memecahkan masalah.

2. Penyakit mahal

Kunjungan dokter, tes dan obat-obatan, dan perawatan diabetes sangat mahal. Satu studi baru-baru ini menemukan, penderita diabetes menghabiskan tiga kali lipat biaya kesehatan dibanding mereka yang bukan penderita diabetes.

3. Alami pasang-surut

Bahkan ketika penderita diabetes menjaga gaya hidup sehat, seperti menghitung karbohidrat, berolahraga, kadang-kadang diabetes tidak terkendali. Stres dan hormon bisa mengacaukan gula darah. Penyakit ini juga progresif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perawatan yang cocok bisa jadi tidak berfungsi lagi. Seperti kerusakan pankreas semakin menurunkan produksi insulin. Sering kali, orang dengan penyakit ini membutuhkan lebih banyak obat seiring berjalannya waktu.

4. Dukungan sangat penting

Alih-alih menunjukkan kekurangan, dorong dan puji teman saat menjalani hidup sehat. Berjalan-jalan atau naik sepeda bersama, makan sayur lebih baik daripada pizza. Tawarkan untuk mengantar mereka ke dokter atau buat membuat rencana membuat resep makanan yang lebih sehat.
 
Sembilan Hal Perlu Diketahui tentang Penderita Diabetes
(Tidak masalah jika teman Anda yang menderita diabetes ingin menikmati satu permen atau sepotong kue asal dikombinasikan dengan makanan sehat dan olahraga. Foto: Pexels.com)

5. Tetap undang mereka

Hanya karena menderita diabetes, bukan berarti Anda tak dapat mengundang teman Anda ke pesta kebun, hiking, atau makan di restoran. Mereka masih dapat hadir dan menikmati hidangan dengan beberapa penyesuaian.

6. Berhenti membicarakan obat

Tahan keinginan untuk memberi tahu obat terbaru yang Anda baca kepada teman penderita diabetes. Tetap dukung rencana diet mereka, menurunkan berat badan, dan berolahraga akan membantu mengendalikan gula darah mereka. Diabetes mereka tidak akan hilang sepenuhnya.

7. Perbolehkan menikmati permen dan makanan penutup

Tidak masalah jika dia ingin menikmati satu permen atau sepotong kue asal dikombinasikan dengan makanan sehat dan olahraga. Daripada melarang, sebaiknya dorong mereka menikmati karbohidrat dan makanan penutup dalam porsi kecil.

8. Nyeri kaki yang mungkin menyakitkan

Terkadang penderita diabetes merasakan sakit kaki sehingga sangat sulit berjalan. Nyeri kaki juga kerap menghalangi penderita diabetes berolahraga atau menjalani latihan fisik. Seiring waktu, diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf yang disebut neuropati diabetik.
 
Ini menyebabkan rasa sakit terbakar, kesemutan, dan rasa menusuk. Terkadang rasa sakit membuatnya sulit berfungsi sama sekali. Akhirnya, neuropati dapat membuat kaki kebas dan tidak dirasakan lagi.

9. Tidak semuanya buruk

Sebagian penderita diabetes mungkin kehilangan penglihatan, kaki harus diamputasi, atau perlu cuci darah. Tetapi tidak perlu mengingatkan mereka akan hal itu.
 
Ini mungkin terjadi pada mereka yang tidak mengelola diabetesnya dengan baik. Pemeriksaan mata dan kaki secara teratur, mengendalikan gula darah dapat membantu mencegah komplikasi.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif