Pertolongan Pertama ketika Anak Tersengat Lebah
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Sengatan lebah umumnya tidak berbahaya. Namun, cukup terasa sakit di kulit. Beberapa orang bahkan mengalami bengkak pasca tersengat lebah.

Nah, bagaimana jika yang tersengat lebah anak-anak? tentu butuh tindakan cepat untuk mengatasinya agar anak tidak rewel.

Dilansir dari Romper, hal pertama yang harus dilakukan jika anak Anda tersengat lebah adalah jangan panik. Hal selanjutnya, adalah dengan mengeluarkan sengat lebah.  


Seekor lebah umumnya meninggalkan sengatnya di kulit korban dan sengatnya mengandung kantung racun kecil. Racun itu memiliki protein yang menyebabkan rasa sakit dan bengkak. Semakin lama stinger berada di kulit, semakin besar kemungkinan terjadi bengkak.

Anda bisa mengetahui bahwa sengat itu masih ada karena biasanya akan terlihat titik hitam, yang mungkin dikelilingi oleh kulit yang kemerahan dan bengkak. Laman She Knows Pregnancy and Baby menulis untuk menggunakan objek datar, seperti kartu kredit, untuk mengeluarkan sengat lebah dengan menggoresnya.

Jangan menggunakan pinset karena membuat racun yang terdapat dalam sengat lebah menyebar ke seluruh kulit. Hal ini mungkin akan cukup sulit jika bayi  terus bergerak dan menangis. Oleh karena itu, mintalah bantuan orang lain untuk menggendong atau menenangkannya.

Setelah sengat lebah dikeluarkan, Anda bisa mengobati area tersebut untuk membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak. Baby Mortin atau Tylenol dapat bermanfaat, namun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bereaksi. Cuci area dengan hati-hati dengan sabun dan air, atau mengompresnya dengan es pada bagian yang terkena sengatan lebah selama 15 menit.

Anda bahkan bisa menggunakan sayuran beku atau beberapa es batu yang dimasukkan ke dalam handuk. Jika bayi mulai menggaruk bagian yang tersengat, sebaiknya Anda memberikan antihistamin, seperti Benadryl, untuk mengurangi gatal.



(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id