Ilustrasi - The Healthy
Ilustrasi - The Healthy

Gejala Kanker Kandung Kemih yang Mungkin Diabaikan

Rona kanker
Raka Lestari • 13 Januari 2020 18:09
Jakarta: Kanker kandung kemih, pada umumnya lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Penyakit ini juga sering menyerang seseorang yang sudah berusia lebih dari 55 tahun.
 
Gejala kanker kandung kemih yang paling umum adalah darah dalam urine. Tetapi ada gejala lain yang perlu diwaspadai jika Anda pikir Anda berisiko terkena kanker jenis ini. Berikut ini adalah beberapa gejala kanker kandung kemih yang mungkin tidak Anda sadari:

Gumpalan darah di urine Anda

Gary D. Steinberg, MD, yang merupakan profesor bedah Darah mengatakan, dalam urine adalah tanda paling umum dari kanker kandung kemih. Direktur onkologi urologis di University of Chicago ini juga bilang, darah tidak selalu harus terlihat merah cerah.
 
Terkadang, warnanya cokelat seperti warna cola. Jika Anda melihat darah di urin Anda, segera temui dokter.

Sensasi terbakar saat buang air kecil

Selain adanya darah atau gumpalan darah pada urine, salah satu gejala lainnya adalah rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil. Gejala itu menjadi indikator kanker kandung kemih (dan kondisi lainnya juga).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Banyak pasien, terutama ketika mereka bertambah tua, akan mengalami perubahan dalam buang air kecil mereka, tetapi perubahan itu biasanya bertahap. Perubahan buang air kecil yang lebih akut harus ditangani oleh dokter,” kata Dr Steinberg.

Merasa sering ingin buang air kecil

Anda sering merasa ingin buang air kecil? Bahkan terkadang tidak dapat menahannya? Tetapi urine yang keluar sangat sedikit.
 
Menurut Urology Care Foundation, hal tersebut mungkin hanya infeksi saluran kemih (ISK). Tetapi jika Anda berusia di atas 55 tahun, maka perubahan pada gejala saluran kemih ini mungkin merupakan tanda-tanda kanker kandung kemih.

Infeksi saluran kemih (ISK) yang tidak hilang

Menurut Dr Steinberg, pada umumnya ISK bukanlah kanker kandung kemih. Jika Anda telah mendapatkan perawatan untuk ISK dengan antibiotik, dan gejalanya menetap selama berminggu-minggu setelah Anda selesai perawatan, kanker kandung kemih bisa menjadi penyebab sesungguhnya. Meskipun kanker kandung kemih lebih sering memengaruhi pria, wanita tetap berisiko.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif