(Ilustrasi-Foto: Julie Johnson/Unsplash.com)
(Ilustrasi-Foto: Julie Johnson/Unsplash.com)

Alasan Orang Tua Mengendong Bayi di Lengan Kiri

Rona bayi
Dhaifurrakhman Abas • 31 Agustus 2019 11:07
Menggendong bayi di lengan kiri disebut merupakan salah satu alasan preferensi emosi diproses di belahan kanan otak yang terkait dengan sisi kiri tubuh.
 

Jakarta: Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa orang tanpa sadar lebih suka menggendong anak mereka di lengan kiri? Menurut sebuah penelitian baru-baru, ini merupakan salah satu alasan preferensi emosi diproses di belahan kanan otak yang terkait dengan sisi kiri tubuh.
 
Melansir Times of India, pola mengendong bayi tersebut sudah dilakukan beragam peneliti internasional sejak 1960. Penelitian tersebut juga terkait mengapa orang memiliki sisi dan gaya yang disukai ketika memeluk bayi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut kemudian diteliti kembali dalam studi yang diterbitkan Journal of Neuroscience and Biobehavioral Reviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara 66 dan 72 persen orang-orang lebih suka menggendong bayi dengan lengan kiri mereka.
 
Bahkan persentase tersebut juga cukup tinggi pada orang yang kidal. Angkanya sekitar 61 persen, sedangkan 74 persen bagi yang tidak kidal.
 
Selain itu, penelti juga mencoba mengungkapkan rasio menggendong bayi pada laki-laki dan perempuan. Hasil studi menyebutkan 64 persen dari semua pria dan 73 dari semua perempuan mengandung bayi di lengan kiri mereka.
 
“Tentu saja, mungkin ada hubungan antara gender dan wenangan. Sayangnya, tautan ini belum dipertimbangkan dalam studi apa pun, ”jelas Julian Packheiser, penulis utama studi yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience and Biobehavioral Reviews.
 
Menurut Julian, ada banyak spekulasi tentang alasan preferensi sisi dalam mengendong bayi. Pada orang yang bertangan kidal, menggendong bayi di sebelah kiri hanya agar tangan kanan lebih bebas dan tangkas.
 
Namun, hal ini juga dikaitkan dengan preferensi emosi dan kerja otak yang terutama diproses di belahan otak kanan. Menurut Julian, hal ini mungkin saja terjadi karena orang cenderung menggendong bayi terkait dengan proses belahan otak kanan.
 
“Orang cenderung menggendong bayi pada sisi kiri karena alasan bidang visual kiri. Hal ini terkait dengan belahan otak kanan,” tandasnya.
 
Penelitian serupa juga dilakukan dalam jurnal Ecology & Evolution Nature. Studi mengatakan, selain karena proses otak, posisi menggendong sebelah kiri merupakan mekanisme mendasar mamalia yang terjadi sejak purbakala.
 
Selain itu, disebutkan posisi sebelah kiri dapat mengaktifkan belahan kanan otak, yang bertanggung jawab untuk memproses kegiatan sosial seperti komunikasi dan ikatan. "Sikap posisi tersebut begitu tersebar luas diantara jenis mamalia, yang peneliti katakan bahwa hal ini merupakan mekanisme dari 'tindakan (perbuatan) dari zaman purbakala yang sangat mendasar,” ujar salah satu peneliti.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif