Wanita hamil yang mengidap gonore dapat menginfeksi janin, khususnya pada saat proses persalinan.  (Ilustrasi/Pexels)
Wanita hamil yang mengidap gonore dapat menginfeksi janin, khususnya pada saat proses persalinan. (Ilustrasi/Pexels)

Dampak Gonore jika Dialami Wanita Hamil

Rona kesehatan
Raka Lestari • 06 Agustus 2020 13:24
Jakarta: Wanita hamil yang mengidap gonore dapat menginfeksi janin, khususnya pada saat proses persalinan. Ini terjadi karena bayi bersentuhan dengan sekresi genital ibu. Jika terinfeksi, gejala pada bayi biasanya muncul 2-5 hari setelah melahirkan.
 
“Dampak gonore jika terjadi pada wanita hamil, bisa menyebabkan radang panggul. Dan jika sampai mengalami radang panggul, maka bisa menyebabkan kompikasi pada saat persalinan,” ujar dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, CEO Klinik Pramudia dalam Virtual Media Briefing “Mungkinkah Gonore Bisa Sembuh?”, Rabu, 5 Agustus 2020.
 
“Sedangkan pada bayi, jika ibunya mengalami gonore maka bisa menyebabkan infeksi radang selaput mata, yaitu anak yang belekan pada saat baru dilahirkan. Dan jika hal tersebut dibiarkan bisa mengalami kebutaan pada anak yang baru dilahirkan tersebut,” ujar dr. Anthony. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga menjelaskan bahwa gonore tersebut tidak ditularkan melalui darah, sehingga tidak akan menularkan kepada bayi ketika bayi masih dalam kandungan. “Tetapi ketika bayi dilahirkan secara normal, tentunya akan melewati mulut rahim sehingga akan terkena mata bayi. Infeksi gonore sendiri akan menyebabkan mulut rahim yang membengkak atau bahkan bernanah,” ujar dr. Anthony. 
 
“Lalu bagaimana jika dilahirkan melalui operasi caesar? Kalau ibunya mengalami gonore dan sudah menyebabkan radang panggul, tentu tidak bisa dilakukan operasi karena operasi tidak bisa dilakukan jika pasien sedang mengalami infeksi,” tambah dr. Anthony. 
 
Gonore pada dasarnya ditularkan lewat hubungan seksual. Meskipun agak jarang terjadi, gonore yang tidak diobati juga dapat menyebar ke darah atau sendi Anda dan bisa mengancam jiwa. “Dalam gonore, intinya adalah kontak seksual. Wanita hamil yang mengalami gonore ini bisa menularkan pada bayi karena bayi melewati selaput lendir pada saat dilahirkan. Dalam hal ini adalah mulut rahim tersebut,” jelas dr. Anthony. 
 
Agar tidak terkena infeksi gonore, hal penting yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pencegahan. Pencegahan utama yang bisa dilakukan masyarakat adalah melakukan hubungan intim yang aman, yaitu dengan menggunakan kondom, tidak bergonta-ganti pasangan, membatasi kontak seksual dengan pasangan yang tidak terinfeksi.
 

 
(YDH)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif