Mengonsumsi pil penunda haid mungkin akan dilakukan pada saat-saat tertentu, salah satunya yang paling sering adalah ketika akan berlibur. (ilustrasi/Pexels)
Mengonsumsi pil penunda haid mungkin akan dilakukan pada saat-saat tertentu, salah satunya yang paling sering adalah ketika akan berlibur. (ilustrasi/Pexels)

Amankah Mengonsumsi Pil Penunda Haid?

Rona haid
Raka Lestari • 08 Januari 2020 17:06
Jakarta: Mengonsumsi pil penunda haid mungkin akan dilakukan pada saat-saat tertentu, salah satunya yang paling sering adalah ketika akan berlibur. Menstruasi pada saat sedang berlibur, bagi beberapa wanita mungkin akan merepotkan terutama ketika tempat untuk berlibur tersebut memiliki fasilitas yang tidak terlalu memadai.
 
Norethisterone adalah hormon sintetis yang dirancang untuk menghentikan menstruasi Anda sebelum dimulai dengan meniru progesteron. Dengan menjaga kadar hormon Anda secara artifisial, maka menstruasi pun tidak akan terjadi.
 
Namun apakah mengonsumsi pil penunda kehamilan tersebut merupakan sesuatu yang aman?

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dr Helen Webberley, dokter umum dari Oxford Online Pharmacy, mengatakan Norethisterone adalah salinan sintetis dari hormon wanita, yaitu hormon progesteron.
 
"Ketika kadarnya tinggi secara alami (seperti pada kehamilan, atau saat menunggu telur yang dibuahi) lapisan rahim dipertahankan. Ketika level turun (jika implantasi tidak terjadi) maka lapisan rahim akan luruh dan terjadilah menstruasi," katanya, seperti dilansir metro.co.uk.
 
Dan menurut Dr Webberbley, menunda menstruasi dengan menggunakan tablet progesteron pada umumnya cukup aman dan bisa menjadi penyelamat ketika menstruasi Anda mengganggu.
 
“Namun, jika Anda melakukannya terlalu sering, Anda mungkin mengalami pendarahan yang tidak terduga dan tidak menentu. Dan jika Anda merasa perlu menunda menstruasi lebih sering, maka sebaiknya menggunakan pil kontrasepsi dalam dosis rendah," ucapnya.
 
Dr Kate Guthrie, juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynecologists (RCOG), juga menyarankan agar Anda menggunakan pil kontrasepsi biasa sebagai pilihan yang lebih baik jika Anda sering menunda menstruasi. Dia juga mencatat bahwa Norethisterone bukan suatu bentuk kontrasepsi, sehingga Anda masih masih bisa hamil saat menggunakannya.
 
Dia menambahkan bahwa efektivitas norethistrone tidak sepenuhnya dapat diandalkan, dan dapat bervariasi antara wanita satu dengan wanita lainnya. Selain itu, mengonsumsi pil penunda menstruasi juga bisa menyebabkan beberapa efek samping.
 
"Beberapa efek samping negatif diantaranya adalah kembung, pertambahan berat badan, jerawat jangka pendek, nyeri payudara, mual, sakit kepala, dan gangguan mood dan dorongan seksual," tutup Dr. Guthrie.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif