Jerawat dan Kulit Berminyak, Salah Satu Permasalahan Kulit pada Remaja

Raka Lestari 16 Agustus 2018 16:59 WIB
kesehatan kulit
Jerawat dan Kulit Berminyak, Salah Satu Permasalahan Kulit pada Remaja
Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh para remaja ketika mereka mengalami permasalahan kulit. (Foto: Ionut Comanici/Unsplash.com)
Jakarta: Remaja merupakan usia di mana satu individu memasuki masa pubertas dan biasanya pada masa-masa tersebut terjadi berbagai perubahan, salah satunya adalah perubahan fisik akibat berbagai masalah kulit.

Beberapa masalah kulit yang paling sering ditemui pada remaja adalah jerawat, kulit berminyak, keringat berlebihan dan bau badan. 

“Permasalahan kulit yang sering dialami remaja meliputi jerawat, kulit berminyak, dan Hiperpigmentasi Pasca Inflamasi Akne (HPI). HPI merupakan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap yang terjadi setelah peradangan kulit akibat jerawat,” ujar dr. Martinus, SpKK, dalam acara peringatan Sewindu Bamed Health Care, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Agustus 2018. 


Ia juga menambahkan, selain permasalahan di atas para remaja juga sering mengeluhkan adanya skar akne atau kerusakan permanen pada jaringan kulit akibat gangguan pada proses penyembuhan luka jerawat.

(Baca juga: Amankah Menghilangkan Bulu dengan Laser?)


(Beberapa masalah kulit yang paling sering ditemui pada remaja adalah jerawat, kulit berminyak, keringat berlebihan dan bau badan. Foto: Matheus Ferrero/Unsplash.com)

Selain itu juga permasalahan bau badan dan keringat berlebih karena adanya peningkatan produksi kelenjar keringat yang menyebabkan bau badan, khususnya di daerah ketiak, kelamin dan telapak kaki. 

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh para remaja ketika mereka mengalami permasalahan kulit karena memasuki masa pubertas. Namun yang terpenting adalah usahakan untuk menanganinya ke ahli seperti dokter kulit. 

“Beberapa treatment yang bisa dilakukan oleh remaja bergantung pada keluhan yang dialaminya. Jerawat dan HPI dapat dilakukan terapi tambahan yaitu ekstraksi komedo, penyuntikan Kortikosteroid Intralesi (KIL) untuk lesi yang meradang, chemical peeling, mikrodermabrasi, dan laser NdYag,” ujar dr. Martinus. 

"Sedangkan untuk skar akne dapat diterapi dengan laser CO2, chemical peeling, dan mikrodermabrasi. Kemudian untuk bau badan dan keringat berlebih dapat diperbaiki dengan terapi injeksi Botulinum Toxin," tukas dr. Martinus.

 



(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id