Makanan yang Dapat Memicu Eksem pada Anak-anak
Penelitian bahkan menunjukkan bahwa orang-orang dengan alergi telur dan eksem tidak terlalu merasa gatal ketika mereka melakukan pola makan bebas telur. (Foto: Micheile Henderson/Unsplash.com)
Jakarta: Jika anak Anda mengalami eczema atau eksem, tentu sebagai orang tua akan ikut merasakan kesulitan. 

Tidak hanya membuat anak-anak kecil merasa sangat gatal dan tidak nyaman, tetapi krim dan salep topikal yang direkomendasikan oleh sebagian besar dokter anak kadang-kadang tidak memberikan bantuan yang cukup signifikan. 

Itu sebabnya beberapa ahli percaya eksem harus diobati tidak hanya dari luar tetapi juga dari dalam, termasuk menghilangkan penyebab potensial dari makanan anak Anda. 


Tapi makanan apa yang bisa memicu eksem? Dikutip dari Romper, "Penelitian telah menunjukkan bahwa eksem dapat dikaitkan dengan pertumbuhan berlebihan bakteri jahat di usus, yang meningkatkan risiko asma dan alergi," ujar Dr. Tanya Altmann, seorang dokter anak mengatakan kepada Romper. 

(Baca juga: Alasan Eksim dapat Mengganggu Kualitas Tidur Malam Anda)

1. Produk susu
Menurut American College of Allergy, Asthma, and Immunology, produk susu adalah salah satu alergi makanan yang paling umum pada anak-anak, namun untungnya sekarang ini sudah banyak makanan vegan yang dijual di masyarakat sehingga Anda tidak perlu kesulitan untuk mengganti makanan berbahan dasar produk susu dengan makanan vegan. 


(Menurut American College of Allergy, Asthma, and Immunology, produk susu adalah salah satu alergi makanan yang paling umum pada anak-anak. Foto: Courtesy of Silentalex88/Fotolia)

2. Telur
Menurut National Eczema Association, di antara anak-anak di bawah usia 5 tahun yang mengidap eksem, sebanyak 30 persen mungkin juga memiliki alergi terhadap makanan dan seringkali telur menjadi penyebabnya.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa orang-orang dengan alergi telur dan eksem tidak terlalu merasa gatal ketika mereka melakukan pola makan bebas telur. 

3. Kacang-kacangan 
Prevalensi alergi kacang pada anak-anak mungkin bukanlah sesuatu yang baru. Namun sayangnya, tidak seperti kebanyakan alergi makanan, alergi kacang tidak berkurang atau hilang seiring dengan bertambahnya usia dalam banyak kasus, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology.

4. Kedelai
Meskipun formula kedelai dan produk berbasis kedelai lainnya sering direkomendasikan untuk bayi dan anak-anak dengan alergi susu, namun kedelai bisa menjadi penyebab alergi juga.

The Food and Agriculture Organization of the United Nations memasukkan kedelai dalam daftar delapan alergen makanan paling signifikan. 






(TIN)