Kapal Pesiar World Dream Cruises bersandar di Pelabuhan Hong Kong (Foto: Philip Fong/AFP)
Kapal Pesiar World Dream Cruises bersandar di Pelabuhan Hong Kong (Foto: Philip Fong/AFP)

Kemenkes Ungkap Rencana Pemulangan WNI di Kapal World Dream

Rona Virus Korona covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 25 Februari 2020 18:53
Jakarta: Sebanyak 188 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar World Dream Cruises akan segera dipulangkan ke Tanah Air, terkait penyebaran virus corona COVID-19. Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) pun mengungkapkan bagaimana rencana pemulangan ratusan WNI tersebut.
 
"Dijemput rencananya di Selat Durian pada 26 Februari pukul 10.00 dari World Dream menuju KRI Soeharso. Selanjutnya, setelah sampai Soeharso sudah ada tim kesehatan yang disiapkan untuk mengecek kesehatan," ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto, dalam video telekonferensi di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa, 25 Februari 2020.
 
Yuri, sapaannya, menyatakan bahwa tim tersebut terdiri dari 30 orang yang dibagi menjadi sejumlah sub tim. Tugasnya, memeriksakan kesehatan keseluruhan para WNI. Termasuk, dalam mengambil spesimen dari litbangkes.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Akan mendampingi proses 14 hari, tidak terputus. Terdiri dari Sudin Pemantauan Suhu, pola yang sama dengan Natuna, pagi sore," tuturnya.
 
Kemudian, terdapat juga Sudin Kesehatan Lingkungan yang bertanggung jawab pengelolaan sampah. Termasuk juga untuk pengawasan dapur dan kualitas makanan WNI yang diobservasi.
 
Sub tim surveilans pencatatan, pengukuran, pengolahan data. Kemudian, ada sub tim layanan medis, satu dari spesialis paru, penyakit dalam, beberapa perawat.
 
"Secara keseluruhan yang akan dikirimkan. Rabu paling tidak di lokasi melakukan pengecekan keseluruhan," imbuhnya.
 
Yuri memaparkan, WNI yang kini masih berada di kapal World Dream akan diobservasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta, diperkirakan tiba di Pulau Sebaru pada Jumat, 28 Februari 2020. Kasus ini beebeda dengan kasus WNI yang berada di Kapal Diamond Princess.
 
Sebab, WNI yang berada di World Dream sudah diperiksa dipantau sejak tanggal 5-9 Februari 2020 oleh pihak otoritas Hong Kong. Hasil pemeriksaannya, negatif atau tidak ada penyakit virus corona atau COVID-19 yang muncul dari kondisi mereka.
 
"Tapi tetap begitu turun maka akan melakukan pemeriksaan ulang fisik, dan spesimen. Mudah-mudahan semua negatif, sehingga cukup diobservasi 14 hari. Namun, apabila ada kasus suspect atau positif maka karantina akan diubah menjadi 28 hari," jelasnya.
 

 
(FIR)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif