Virus Korona baru (covid-19) tidak menyebar dengan mudah dari menyentuh permukaan atau benda. (Ilustrasi/Pexels)
Virus Korona baru (covid-19) tidak menyebar dengan mudah dari menyentuh permukaan atau benda. (Ilustrasi/Pexels)

CDC: Virus Korona Tidak Mudah Menyebar dari Sentuhan

Rona Virus Korona virus corona covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 27 Mei 2020 12:03
Jakarta: Virus Korona baru (covid-19) tidak menyebar dengan mudah dari menyentuh permukaan atau benda. Hal tersebut dinyatakan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di dalam situs web yang telah diperbarui.
 
Menurut NBC News, perubahan tersebut dilakukan pada 11 Mei 2020 tanpa pengumuman dari organisasi. "Perubahan yang dilakukan selama tinjauan internal situs web dimaksudkan untuk mengklarifikasi jenis penyebaran lain dari orang ke orang," kata juru bicara CDC Kristen Nordlund kepada NBC News, dikutip dari Live Science.
 
Tetapi tampaknya tidak ada data baru tentang bagaimana partikel virus menular pada permukaan. Sedangkan pada penelitian sebelumnya yang diterbitkan pada 17 Maret di The New England Journal of Medicine, telah ditemukan bahwa coronavirus dapat bertahan di udara hingga 3 jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Virus ini dapat bertahan di tembaga hingga 4 jam, bertahan pada karton hingga 24 jam, serta pada plastik dan stainless steel bisa bertahan hingga 72 jam. Tetapi masih belum jelas berapa lama SARS-CoV-2 (virus penyebab covid-19) dapat bertahan di permukaan dan seberapa infeksi permukaan itu.
 
CDC menyatakan di situs web mereka bahwa virus corona menyebar sangat mudah dan berkelanjutan di antara orang-orang. Itu merupakan rute utama penularan. Namun, virus tidak menyebar dengan mudah dengan cara lain.
 
Kalimat itu tertera pada sub-headline baru mereka yang berbeda dengan sebelumnya. Sedangkan pada Sub-headline lama berbunyi "Sebarkan dari kontak dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi".
 
Meskipun mungkin covid-19 menyebar dengan cara lain selain kontak dari orang ke orang. Termasuk dari menyentuh permukaan atau benda dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata, atau antara hewan dan manusia, ini tidak dianggap sebagai rute utama transmisi.
 
Namun, karena semua negara bagian di Amerika Serikat setidaknya membuka kembali (usai menerapkan lockdown), orang-orang waspada terhadap tindakan pencegahan seperti apa yang harus mereka lakukan. Misalnya, orang takut memegang uang tunai dan banyak bisnis kini beralih ke pembayaran tanpa sentuhan (baik menyentuh uang, barang, atau maupun tangan). 
 
"Masalah yang terus-menerus ada dalam pandemi ini adalah kurangnya pesan yang jelas dari kepemimpinan pemerintah, dan ini adalah contoh malang lainnya dari tren itu," tutur Angela Rasmussen, ahli virologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Mailman University Columbia kepada The Washington Post
 
"Itu bahkan bisa berdampak buruk pada kebersihan tangan dan mendorong rasa puas tentang jarak fisik atau tindakan lain," tambahnya.
 
Sementara itu, CDC telah menerbitkan serangkaian pedoman tentang cara membersihkan dan mendisinfeksi permukaan. Masih tertulis bahwa bukti saat ini menunjukkan bahwa SARS-CoV-2 dapat tetap bertahan selama berjam-jam di permukaan yang terbuat dari berbagai bahan.
 
"Membersihkan permukaan yang tampak kotor diikuti dengan mendisinfeksi adalah tindakan terbaik untuk pencegahan covid-19 dan penyakit pernapasan virus lainnya di rumah tangga dan masyarakat," tulis mereka.
 
Selain itu, cara terbaik untuk melindungi diri dari covid-19 adalah menjaga jarak sosial yang baik (sekitar 2 meter), sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kemudian, secara rutin membersihkan dan mendisinfeksi permukaan yang sering disentuh.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif