Herlita Gusran, guru pembimbing kedua siswa SMAN 2 Palangka Raya, yakni Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya  Maharani--MI/Surya Sriyanti.
Herlita Gusran, guru pembimbing kedua siswa SMAN 2 Palangka Raya, yakni Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani--MI/Surya Sriyanti.

Karya Ilmiah Obat Penyembuh Kanker Segera Dipatenkan

Rona kanker
Surya Sriyanti • 14 Agustus 2019 10:18
Tumbuhan kayu bajakah tunggal dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kanker. Dari hasil penelitian terhadap kayu bajakah itu terdapat 6 senyawa aktif obat penyembuh kanker dan antioksidan.
 

Jakarta:
Penemuan tumbuhan kayu bajakah tunggal yang bisa menyembuhkan kanker bakal dipatenkan. Penegasan ini dikatakan Herlita Gusran, guru pembimbing kedua siswa SMAN 2 Palangka Raya, yakni Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya  Maharani.
 
Penelitian karya tulis kedua siswa SMA2 Palangka Raya itu berhasil meraih medali  emas dalam  World Invention Creativity Olympic (WICO) di  Seoul,  Korea Selatan pada 28 Juli 2019 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita segera  mepatenkan Hak Kekayaan Intelektual ( HKI) mengenai karya ilmiahnya saja. Karena ini berdasarkan kearifan lokal." ujar Herlita, Rabu, 13 Agustus 2019.
 
Herlita menuturkan, penelitian yang  dilakukan sejak tahun 2017. penelitian didasari oleh kearifan lokal, dimana obat ini merupakan obat turun temurun suku Dayak di Kalimantan Tengah.
 
"Sejak tahun 2017  itulah anak didik kami melakukan penelitian dan kami juga melakukan penelitian di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan untuk melihat senyawa aktif yang ada di dalamnya." terangnya.
 
Dari hasil penelitian terhadap kayu bajakah itu terdapat 6 senyawa aktif obat penyembuh kanker dan antioksidan. "Senyawa aktif itu antara lain Tanin, Flavonoid, Terpenoif , Steroid, Saponin, dan Fenolik juga antioksidan, " jelasnya.
Karya Ilmiah Obat Penyembuh Kanker Segera Dipatenkan
Herlita Gusran, guru pembimbing kedua siswa SMAN 2 Palangka Raya, yakni Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya  Maharani--MI/Surya Sriyanti.
 
Dari hasil itulah maka dilakukan uji kepada tikus putih kecil yang mengidap tumor. Setelah diuji dengan memberikan minum air kayu bajakah tunggal selama 2 pekan.
 
"Ternyata tumor yang ada di dalam tubuh tikus kecil itu hilang dan sembuh, bahkan tikus itu berkembang biak." paparnya.
 
Setelah itulah makanya kedua anak didiknya berani ikut  karya tulis yang  dilombakan UPI Bandung dan penelitiannya berhasil menggondol juara satu.
 
"Dari hasil ini kedua siswa Kalimantan Tengah ini berhak mewakili Indonesia di WICO ,Korea Selatan tanggal 28 Juli 2019  mereka memperoleh medali emas dibidang  ilmu kesehatan," ujar Herlita.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif