Pendarahan saat Hamil Sebabkan Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah

Raka Lestari 14 Mei 2018 14:44 WIB
kehamilan
Pendarahan saat Hamil Sebabkan Bayi Lahir dengan Berat Badan Rendah
(Foto: Shutterstock)
Jakarta: Pendarahan selama kehamilan memang terdengar menakutkan, tetapi tidak semuanya berbahaya. Menurut WebMD, sekitar 20 persen wanita mengalami pendarahan selama 12 minggu pertama kehamilan.

Pendarahan kecil biasanya tidak menimbulkan kekhawatiran, dan dapat disebabkan oleh segala hal dari pendarahan implantasi, perubahan serviks, dan banyak lagi. Namun, jika pendarahan berlangsung selama lebih dari satu hari, studi baru ini mengatakan mungkin perlu sedikit khawatir. 

Studi terbaru yang dipimpin oleh Dr Katherine Grantz,  ahli epidemiologi di Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development menemukan bahwa bayi yang lahir pada wanita yang mengalami perdarahan di awal kehamilan mereka selama lebih dari satu hari memiliki berat 3 ons lebih ringan dari bayi rata-rata, menurut HealthDay. Meskipun memang penurunan berat badan bayi terbilang cukup sedikit. 


"Kabar baiknya adalah jika hanya mengalami satu hari pendarahan tidak berhubungan secara signifikan dengan berat badan bayi yang baru lahir. Tetapi hasil kami menunjukkan bahwa bahkan jika perdarahan berhenti sebelum trimester kedua, kehamilan dengan lebih dari satu hari perdarahan agak berisiko lebih besar untuk bayi dengan berat badan yang lebih kecil," jelasnya.

Jika Anda pernah mengalami pendarahan pada awal kehamilan dan Anda merasa khawatir atas pendarahan yang terjadi,  hal terbaik yang dapat Anda lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter. 

Lihat video:






(DEV)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360