Rata-rata masyarakat Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat elektroniknya selama delapan jam 36 menit per hari. (Foto: Zhang Kaiyv/Pexels)
Rata-rata masyarakat Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat elektroniknya selama delapan jam 36 menit per hari. (Foto: Zhang Kaiyv/Pexels)

Ternyata Mata Anda Kering akibat Gadget

Rona gadget kesehatan mata
Kumara Anggita • 11 September 2019 18:22
Jakarta: Dewasa ini, mata kering banyak terjadi karena terlalu lama menatap gadget. Hampir di seluruh dunia, orang-orang mengalami masalah mata akibat alat modern ini.
 
Sebuah data mencatat, prevalansi mata kering di dunia tercatat sekitar 20 hingga 50 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang bertumbuh secara signifikan di seluruh dunia.
 
Mata kering sendiri terjadi karena berbagai hal antara lain degeneratif, ketidakstabilan hormon, dan penggunaan obat-obatan. Namun bermain gadget yang lama juga mampu meningkatkan risiko mata kering.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rata-rata masyarakat Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat elektroniknya selama delapan jam 36 menit per hari. Hal ini perlu menjadi perhatian. Karena itu, INSTO bekerjasama dengan Jakarta Eye Center (JEC) menggelar edukasi seputar kesehatan mata bertajuk Buka Mata Buka Insto.
 
"Sebagai salah satu brand keluaran Combiphar, perusahaan consumer healthcare terkemuka, Insto senantiasa ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup lebih sehat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kampanye Buka Mata Buka Insto," ujar VP Consumer Healthcare and Wellness and International Operations Combiphar, Weitarsa Hendarto di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.
 
Inisiasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai permasalahan mata kering. Meski kadang dianggap sepele karena hanya menimbulkan perasaan tidak nyaman, permasalahan mata kering yang tidak ditangani dengan baik dapat mengurangi produktivitas.
 
Sebuah data dari Universitas Alabama, menjelaskan bahwa pengelihatan yang tidak terkoneksi (salah satunya mata kering) dapat mengurangi produktivitas hingga 29 persen. Pada kondisi tertentu, permasalahan mata kering yang diabaikan dapat menurunkan kualitas pada hidup.
 
INSTO dan JEC di Grand Atrium, Kota Kasablanka dengan konsep yang menyenangkan. Seperti aktivitas booth dan Eye Check bersama JEC. Ada juga kompetisi e Sport PubG, games interaktif dan penampilan dari sejumlah public figure seperti Raditya Dika, Malik & D' essential, dan Brisia Jodie.
 
"Beragam upaya yang dilakukan oleh INSTO diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia peduli terhadap kesehatan mata termasuk memahami gejala dan mengatasi masalah mata kering. Dengan demikian kami berharap INSTO Dry Eyes dapat menjadi solusi mengatasi gejala mata kering bagi masyarakat Indonesia," tutup Weitarsa.
 
Untuk merasakan keseruannya, Anda bisa datang ke Kota Kasablanka mulai 11-15 September 2019.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif