Wadah di kebun yang bisa menampung air juga perlu Anda bersihkan agar tak terjadi jentik nyamuk Aedes aegypti. (Foto: Annie Spratt/Unsplash.com)
Wadah di kebun yang bisa menampung air juga perlu Anda bersihkan agar tak terjadi jentik nyamuk Aedes aegypti. (Foto: Annie Spratt/Unsplash.com)

Penyebab Demam Berdarah pada Anak

Rona demam berdarah
Sunnaholomi Halakrispen • 13 Februari 2019 07:16
Jakarta: Penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) pada anak harus diketahui dengan tepat agar Anda selaku orang tua tidak salah mengambil langkah penanganan. Salah satu penyebabnya ialah wadah penampung air dan juga sampah di sekitar rumah. 
 
“Bisa menyebabkan genangan air yang menyebabkan terjadinya jentik-jenitk dari nyamuk yang berkembang dan ini yang membawa virus dengue tersebar luas,” ujar Dr. dr. Jo Edy Siswanto Sp.A (K) kepada Medcom.id.
 
Penyebaran virus dengue biasanya berjarak 10 meter ke lingkungan sekitar dari sumber genangan air atau sampah. Tapi, perlu diingat bahwa nyamuknya bisa tebang ke mana-mana. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebab Demam Berdarah pada Anak
(Salah satu penyebab DBD ialah wadah penampung air dan juga sampah di sekitar rumah. Foto: Dr. dr. Jo Edy Siswanto. Dok. Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen)
 
(Baca juga: Menyikapi Demam Berdarah)
 
Selain itu, demam berdarah bisa juga ditularkan dari orang lain, namun penularan bukan dari virus melainkan dari nyamuk. Kita tidak bisa mengetahui apakah nyamuk di sekitar kita sebelumnya menggigit orang yang terkena demam berdarah dan virusnya terbawa dan berkembang di tubuh nyamuk tersebut. 
 
Apabila iya, ketika nyamuk itu berpindah ke tubuh kita, maka kita dapat menderita demam berdarah. Penularan ini rentan terjadi pada pancaroba, karena nyamuk Aedes aegypti akan hinggap di tempat-tempat yang airnya bersih yang menampung air, misalnya kaleng-kaleng kosong, bak mandi, di kebun. 
 
Tidak hanya itu, kondisi gizi anak juga berpengaruh, walaupun makanan tertentu tidak berpengaruh pada ancaman penyakit demam berdarah. “Anak-anak dengan kondisi gizi lebih baik tentunya bisa lebih terhindar terhadap penyakit secara umumnya,” pungkas dr. Jo.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif