Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Foto: FIKRI YUSUF/Antara)
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. (Foto: FIKRI YUSUF/Antara)

Cegah Virus Korona, Bandara Soetta Tingkatkan Pengawasan

Rona virus corona
Sunnaholomi Halakrispen • 24 Januari 2020 13:31
Jakarta: Sebagai salah satu pintu masuk Indonesia, Bandara Soekarno Hatta telah memasang alat pendeteksi Wabah Coronavirus (virus korona). Alat pendeteksi bernama thermal scanner terpasang awal tahun ini.
 
dr. Anas Ma'ruf selaku Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Soekarno Hatta mengatakan, standar bandara internasional memang harus memiliki alat pendeteksi, meskipun ketika tidak ada penyakit tertentu yang diwaspadai dunia.
 
"Alat ini sudah lama ada. Jadi sejak awal Januari kita meningkatkan kewaspadaan terhadap pneumonia nCov dan kita terima surat dari dirjen, maka kita tingkatkan pengawasan," ujar dr. Anas di Gedung Kemenkes RI, Jakarta Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan, Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto telah mengimbau agar pengawasan terhadap pintu masuk ke Indonesia diitingkatkan. Seperti di bandara dan pelabuhan.
 
"Yang bekerja di front liner harus kita lindungi dan sebagainya. Kalau WHO (World Health Organization) lakukan ini, kita tingkatakan lagi. Tapi sampai saat ini belum ditemukan di Indonesia," jelasnya.
 
dr. Anas memaparkan bahwa alat pendeteksi virus korona mendeteksi suhu tubuh orang. Bahkan pengidap demam pun bisa diidentifikasi dengan cepat dan tepat.
 
"Selain ada warna merah, nanti ada bunyinya. Itu diletakkan di sebelum proses imigrasi, ada kamera, itu menyorot orang yang lewat. Jadi bukan satu persatu, tapi kalau perlu bisa satu persatu," paparnya.
 
Para penumpang di bandara bisa dengan nyaman berlalu lalang seperti biasa di area tersebut tanpa terganggu waktunya. Sebab, thermal scanner berfungsi seperti kamera CCTV yang melakukan pengamatan dengan menyoroti semua orang sekaligus di suatu titik.
 
Cara lain yang dilakukan dalam peningkatan pengawasan ialah dengan pengamatan terhadap penumpang atau surveillance syndrome. Personel dari KKP akan melakukan pengawasan menggunakan alat tersebut, serta mengamati penumpang.
 
Otiritas Tiongkok melaporkan bahwa korban tewas akibat virus korona di wilayahnya bertambah menjadi 25 orang, Jumat, 24 Januari 2020. Tiongkok menyatakan sedang menangani sedikitnya 830 kasus pasien terinfeksi virus korona hingga Kamis, 23 Januari 2019, waktu setempat.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif