Rosacea merupakan kondisi dimana kulit mengalami inflamasi kronis yang ditandai dengan kemerahan pada wajah, dan papula atau pustula yang seperti jerawat. (Ilustrasi/Pexels)
Rosacea merupakan kondisi dimana kulit mengalami inflamasi kronis yang ditandai dengan kemerahan pada wajah, dan papula atau pustula yang seperti jerawat. (Ilustrasi/Pexels)

Beberapa Makanan yang dapat Menimbulkan Rosacea

Rona kesehatan kulit
Raka Lestari • 03 Maret 2020 11:05
Jakarta: Rosacea merupakan kondisi dimana kulit mengalami inflamasi kronis yang ditandai dengan kemerahan pada wajah, dan papula atau pustula yang seperti jerawat. Beberapa penderita mungkin sensitif terhadap makanan yang mengandung histamin tinggi, seperti buah jeruk dan kacang-kacangan atau makanan yang melepaskan histamin, seperti tomat dan kerang. 
 
Dan berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat memicu timbulnya Rosacea pada kulit, seperti dilansir The Healthy.

Cokelat

Menurut data survei dari National Rosacea Society, sebanyak satu dari lima penderita rosacea menyebutkan bahwa cokelat adalah salah satu pemicu timbulnya rosacea. Kandungan Theobromine yang ditemukan dalam kakao dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah yang berkontribusi pada timbulnya rosacea. 

Alkohol 

“Alkohol menyebabkan vasodilatasi atau peningkatan aliran darah melalui kulit yang dapat membuat kulit tampak lebih merah,” jelas John E. Wolf, Jr., MD, profesor dan ketua departemen dermatologi di Baylor College of Medicine. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh National Rosacea Society juga beberapa jenis alkohol, seperti red wine menimbulkan reaksi yang paling berat.

Makanan yang difermentasi 

Beberapa jenis makanan yang difermentasi, seperti sauerkraut, kimchi, dan beberapa jenis keju dicatat sebagai pemicu rosacea bagi beberapa pasien. 
 
Richard Odom, MD, profesor klinis dermatologi dan mantan ketua ketua dermatologi di University of California, San Francisco merekomendasikan untuk membuat catatan harian makanan untuk memantau apa saja yang terjadi ketika mengonsumsi makanan tertentu. "Rosacea tidak dapat dicegah, tetapi dapat dikontrol dengan obat-obatan, menghindari pemicu, dan perawatan kulit yang tepat," kata Dr. Wolf.

Minuman panas atau hangat

Berdasarkan penelitian pada tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Dermatology Practical & Conceptual, sebanyak 30-33 persen pasien rosacea menemukan minuman panas seperti kopi dan menjadi pemicu timbulnya rosacea. Sebuah penelitian pada 2007 terhadap 24 pasien yang dilakukan oleh para peneliti di departemen dermatologi Wake Forest University School of Medicine menyimpulkan bahwa itu terjadi karena respons termal tubuh dari minuman yang panas. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif