Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih ringan sekitar 453 gram daripada mereka yang sarapan pagi. (Foto: Pexels.com)
Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih ringan sekitar 453 gram daripada mereka yang sarapan pagi. (Foto: Pexels.com)

Abaikan Aturan Diet Ini Jika Ingin Langsing

Rona penelitian
Anda Nurlaila • 13 Maret 2019 13:49
Dalam studi kesehatan dan diet, tim peneliti dari Universitas Monash di Melbourne, Australia, mengatakan peserta tidak merasa lapar setelah melewatkan sarapan dan tidak makan terlalu banyak sepanjang hari. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih ringan sekitar 453 gram daripada mereka yang sarapan pagi.
 

 
Jakarta:
Sarapan adalah waktu makan utama yang dianjurkan terutama bagi mereka yang menjalani program penurunan berat badan. Namun penelitian terbaru menyimpulkan makan di pagi hari tidak terlalu penting bagi mereka yang ingin langsing.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam British Medical Journal, para peneliti melaporkan bahwa sarapan mungkin tidak berdampak pada penurunan berat badan sama sekali.
 
Dalam studi tersebut, tim peneliti dari Universitas Monash di Melbourne, Australia, menganalisis 13 peserta uji coba terkontrol secara acak selama 28 tahun terakhir. Dari uji coba, tujuh peserta dinilai berdasar efek sarapan pada perubahan berat badan. Sementara 10 peserta dinilai berdasar efek pada asupan energi.
 
Seperti dikutip Reader Digest, salah satu argumen ahli yang menganjurkan sarapan saat diet adalah jika melewatkan sarapan, seseorang akan merasa lebih lapar sepanjang hari dan lebih cenderung makan berlebihan.
 
Tetapi temuan pertama studi melaporkan peserta tidak merasa lapar setelah melewatkan sarapan dan tidak makan terlalu banyak sepanjang hari. Kedua, para peneliti menemukan sarapan tidak mencegah makan berlebihan di kemudian hari.
 
Abaikan Aturan Diet Ini Jika Ingin Langsing
(Para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih ringan sekitar 453 gram daripada mereka yang sarapan pagi. Foto: Pexels.com)
 
(Baca juga: Diet Mediterania, Rahasia Umur Panjang)
 
Terlebih lagi, para peneliti menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan lebih ringan sekitar 453 gram daripada mereka yang sarapan pagi.
 
Penulis menyimpulkan bahwa sarapan pagi bisa merugikan program diet. Dan menganjurkan untuk mengabaikan anjuran klasik tersebut agar dapat menurunkan berat badan.
 
Profesor nutrisi dan psikologi di Cornell University di Ithaca, New York David Levitsky dan rekannya yang melakukan penelitian mengenai diet juga menemukan hasil serupa.
 
Dalam studinya, Levitsky melaporkan bahwa orang yang melewatkan sarapan pagi, makan rata-rata 450 kalori lebih sedikit pada akhir hari daripada ketika mereka sarapan.
 
Temuan ini bertolak belakang dengan hasil studi pada 2002 terhadap lebih dari 10 ribu orang. Pesertanya berhasil menurunkan berat badan setidaknya 13 kilogram dan bertahan selama setahun atau lebih.
 
Periset menemukan bahwa 78 persen dari pelaku diet yang sukses secara teratur makan pagi. Para ahli menafsirkan bahwa sarapan membantu mereka yang awalnya kelebihan berat badan untuk tetap langsing.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif