Ilustrasi-Pexels
Ilustrasi-Pexels

Lingkungan Kompetitif Bikin Orang Jadi Manipulatif

Rona psikologi kesehatan mental
Kumara Anggita • 12 Mei 2020 13:15
Jakarta: Pernahkah Anda mendengar tentang orang yang manipulatif dimana seseorang suka menggunakan kekuatannya untuk menguntungkan dirinya sendiri, tak peduli kalau itu harus mengorbankan orang lain.
 
Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya adalah karena seseorang dibesarkan dalam lingkungan yang kompetitif.
 
Dilansir dari Psychology Today, manipulasi kronis sering (tetapi tidak selalu) muncul dari lingkungan yang sangat kompetitif. Di mana berbagai pihak anggota keluarga, teman sekelas, rekan kerja, kelompok sosial, afiliasi masyarakat, dan kepentingan ekonomi berebut untuk kekuasaan, pengaruh, sumber daya, dan keuntungan. Pada saat itu ada yang merasa kekurangan kekuatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sang manipulator, merasakan kekurangan, kekurangan, dan kekurangan. Atau sebaliknya menginginkan lebih banyak kekuatan, pengaruh, dan keuntungan, menggunakan kelicikan dan penipuan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
 
Seiring waktu, jenis perilaku ini bisa menjadi kronis dan kebiasaan, dengan konsekuensi destruktif yang tak terhindarkan.
 
Kesimpulannya, manipulasi seringkali dimulai sebagai cara untuk melangsungkan hidup atau sebuah naluri kompetitif untuk pelestarian diri yang mendorong seorang untuk bertindakan eksploitatif patologis dan, dalam kasus terburuk, mereka bisa menjadi abusive.
 
Alternatif untuk menghadapi orang semacam ini adalah Anda harus memiliki kesadaran, keaslian, integritas, kemampuan pemecahan masalah yang konstruktif, dan keterampilan komunikasi dan hubungan yang positif. Hati-hati dengan orang yang manipulatif, berhubungan dengan mereka secara tak sadar bisa menghancurkan kepercayaan diri Anda.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif