NEWSTICKER
Para pakar meyakini bahwa pasien positif covid-19 bisa sembuh sendiri nantinya. (Ilustrasi/pexels)
Para pakar meyakini bahwa pasien positif covid-19 bisa sembuh sendiri nantinya. (Ilustrasi/pexels)

Bagaimana Pasien Positif Covid-19 Bisa Sembuh Sendiri?

Rona virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Sunnaholomi Halakrispen • 19 Maret 2020 07:01
Jakarta: Penyakit covid-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 belum ada obatnya. Namun, para pakar meyakini bahwa pasien positif covid-19 bisa sembuh sendiri nantinya. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi?
 
"Kondisi tubuh yang baik, dia akan naik lagi sebenarnya karena kalau kita mampu berperang, kita akan menang, kita akan sembuh," ujar Prof. Wiku Adisasmito -selaku Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan covid-19, di Konferensi Pers BNPB, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Kuncinya ialah memperkuat daya tahan tubuh masing-masing individu. Ia menekankan, orang belum tentu sadar bahwa dirinya terinfeksi virus SARS-CoV-2. Meski demikian, teruslah memperkuat daya tahan tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau mereka sudah terinfeksi, mereka tidak sadar tapi daya tahan tubuhnya tinggi, dia akan sembuh. Jadi itu yang perlu," jelasnya.
 
Ia memaparkan bahwa penyakit yang telah dinyatakan sebagai wabah pandemi global ini bisa dihentikan penularannya jika masyarakat meningkatkan sistem imun. 
 
"Penyakit ini sebenarnya penyakit yang sebenarnya bisa sembuh sendiri selama daya tahan tubuh manusia memadai untuk itu," tekannya.
 
Virus ini, kata Prof. Wiku, disebut sebagai antigen. Ketika masuk ke dalam tubuh akan dilawan oleh antibodi. Jika antibodi yang dimiliki tubuh cukup banyak, maka orang tersebut bisa sembuh dengan melawan penyakit covid-19.
 
"Risikonya untuk orang-orang yang punya daya tahan tubuh rendah atau riwayat pernyakit yang bisa memperburuk keadaan. Kalau secara umum sehat, sebenarnya masyarakat di dunia termasuk Indonesia, tidak perlu panik," pungkasnya.
 
Menurut Prof. Wiku, khusus untuk orang-orang yang memiliki penyakit bawaan sebagai faktor risiko yang harus mendapatkan perlindungan. Pemeriksaan medis secara berkala perlu dilakukan.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif