Dengan melakukan USG, wanita hamil bisa mengetahui perkembangan janin--Ilustrasi/Pexels
Dengan melakukan USG, wanita hamil bisa mengetahui perkembangan janin--Ilustrasi/Pexels

Apakah USG Berbahaya Bagi Kehamilan?

Rona kehamilan
Raka Lestari • 05 November 2019 13:08
Jakarta: Melakukan USG saat masa-masa kehamilan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh wanita hamil. Dengan melakukan USG, wanita hamil bisa mengetahui perkembangan janin mereka atau apakah ada gangguan yang terjadi pada kehamilannya tersebut.
 
Namun mungkin Anda pernah bertanya, apakah melakukan USG saat kehamilan apakah aman atau tidak? Mengingat ada beberapa orang yang menganggap bahwa USG berbahaya bagi kehamilan.
 
"Saya sering ditanya apakah USG selama kehamilan aman. Para wanita hamil bisa bernafas lega karena sampai saat ini belum ada bukti yang menemukan bahwa USG berbahaya bagi pertumbuhan bayi di usia kehamilan berapapun,” ujar Dr Sherry Ross, seorang ahli kesehatan perempuan dan OB-GYN di Providence Saint John’s Health Center, di Santa Monica, California, seperti dilansir Romper.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ross menjelaskan bahwa USG hanyalah gelombang suara frekuensi tinggi yang digunakan selama kehamilan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kesehatan janin, serta melihat ovarium, plasenta, dan cairan ketuban. "Tidak ada radiasi menakutkan yang ditransmisikan selama USG," katanya.
 
Dr Allison Hill, OB-GYN dan penulis buku Your Pregnancy, Your Way juga menambahkan bahwa USG sudah digunakan untuk keperluan medis sejak tahun 1950-an tidak mengandung radiasi seperti yang ditemukan di sinar – X ata CT Scan. "Keamanan USG telah ditetapkan dengan baik," ujar Hill.
 
"Sebuah tinjauan terhadap lebih dari 50 studi medis menunjukkan bahwa USG tidak menimbulkan bahaya bagi ibu atau janin. Mereka tidak menyebabkan cacat lahir, perkembangan anak atau masalah intelektual, atau kanker," paparnya.
 
Ross mengatakan USG dilakukan pada trimester pertama untuk mengevaluasi kehamilan sejak dini dan menentukan usia kehamilan. Anda juga bisa mengandalkan USG pada usia 16 sampai 20 minggu untuk menilai anatomi struktural janin serta jenis kelaminnya.
 
"Dari sudut pandang dokter, USG adalah alat mata yang membantu memastikan bayi Anda yang sedang tumbuh sehat," terangnya.
 
Hill mengatakan beberapa kehamilan berisiko tinggi memang membutuhkan lebih banyak USG. Wanita hamil dengan kondisi kronis seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, lupus, atau janin yang dibatasi pertumbuhan mungkin memerlukan USG lebih sering.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif