Mitos Kanker Penyakit Turunan tak Sepenuhnya Benar
Ilustrasi. (Thinkstock)
Jakarta: Anggapan bahwa kanker bisa diturunkan secara genetik dari orang tua kepada anak tak sepenuhnya benar. Bahkan, jika diilustrasikan--khusus kasus kanker--perkara 1+1 tidak selalu hasilnya 2.

Dokter Anak Edi Setiawan Tehuteru mengatakan ada tiga fakta dasar yang harus diketahui semua orang tentang kanker pada anak.

Pertama, tidak diketahui penyebabnya, kedua tidak dapat dicegah, dan ketiga hanya satu jenis kanker yang bisa dideteksi sejak awal.


"Kanker yang bisa dideteksi hanya kanker bola mata atau retinoblastoma. Selebihnya, tidak diketahui penyebabnya dan tidak bisa dicegah," kata Edi, dalam program Newsline di Metro TV, Selasa, 13 Februari 2018.

Jika kanker pada dewasa bisa dideteksi sejak awal dan dicegah, tidak demikian pada anak. Kasus kanker pada anak rata-rata ditemukan saat sudah stadium lanjut.

Bahkan, hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan Kementerian Kesehatan sepanjang 2013-2016 menyebut angka kejadian kanker pada anak mulai dari usia 0-14 tahun mencapai lebih dari 16 ribu kasus. 

"Dan bicara soal keturunan, hanya satu jenis kanker, yakni kanker bola mata atau retinoblastoma," katanya.

Pada dasarnya, ungkap Edi, kanker dibagi menjadi dua kelompok besar; padat dan cair. Kanker padat umumnya ditandai dengan benjolan sedangkan cair terdapat pada kasus kanker darah atau leukimia. 

Edi mengatakan saat ini kanker adalah faktor penyebab kematian nomor dua di Indonesia. Untuk meminimalisasi kasus kanker yang sudah menahun, orang tua patut mewaspadai gejala yang mencurigakan pada anak. Satu atau dua gejala muncul, jangan ragu atau menahan diri untuk segera memeriksakan kondisi anak ke dokter.

"Kanker padat bisa diketahui dari benjolan sedangkan kanker yang bersifat cair bisa diketahui dari ciri anak selalu pucat, demam berkepanjangan, dan perdarahan. Dua dari gejala yang terjadi bersamaan patut dicurigai sebagai indikasi kanker," jelasnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id