dr. Olivia Ong selaku Aesthetic and Anti Aging Doctor and Founder of Jakarta Aesthetic Clinic (JAC)--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
dr. Olivia Ong selaku Aesthetic and Anti Aging Doctor and Founder of Jakarta Aesthetic Clinic (JAC)--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Tips Memilih Dokter Kecantikan Wajah

Rona kecantikan
Sunnaholomi Halakrispen • 27 Juni 2019 16:02
Masyarakat diminta untuk jeli melihat klinik kecantikan. Sebab, ada beberapa klinik perawatan kulit wajah abal-abal. 
 

Jakarta: Kesehatan dan kecantikan kulit wajah menjadi hal yang penting, terlebih ketika Anda sehari-hari bertemu dengan banyak orang. Tetapi bahayanya, kian hari masih ada klinik kulit wajah atau klinik kecantikan abal-abal.
 
dr. Olivia Ong selaku Aesthetic and Anti Aging Doctor and Founder of Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) menyatakan, efek sampingnya negatif dan berdampak jangka pendek maupun panjang. Masalahnya, promosi yang dilakukan kian hari gencar di berbagai sosial media.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita zaman sudah canggih. Kalau lihat beauty blogger yang cantik, kita terpedaya karena orang (marketingnya) sudah paham bagaimana memanjakan mata kita. Jadi seharusnya kita tidak boleh lagi tertipu," ujar dr. Olivia di Ocha and Bella Restaurant, Jakarta Pusat, belum lama ini.
 
Klinik yang memiliki tampilan bagus atau indah dipandang mata, bersih, dan rapi, menjadi tolak ukur pertama. Namun, kata dr. Olivia, bukan hanya penampilannya yang menjadi faktor kompetensi dari kredibilitas suatu klinik kecantikan.
Tips Memilih Dokter Kecantikan Wajah
Ilustrasi--Pexels
 
Review atau terstimoni dari public figure terpercaya juga harus dipertimbangkan. Penekanannya, Anda harus paham betul bahwa public figure tersebut tidak sekedar dibayar sebagai model iklan, tetapi juga ikut merasakan hasil dari perawatan wajah di klinik tersebut.
 
Hal yang lebih parah, terdapat klinik yang berniat membohongi publik menggunakan sosial media. Testimoni dari pasien yang terlihat cantik di foto atau video, namun faktanya foto tersebut diedit dengan aplikasi tertentu.
 
"Sosok cantik kita anggap kompeten, enggak juga. Kita harus menggunakan indera lain karena indera penglihatan kita sudah dipengaruhi oleh marketing. Kalau dapat kesempatan dari melihat langsung testimoni pasien asli, kan tidak mudah. Nah yang paling tepat itu datang ke klinik tersebut," paparnya.
 
Di dalam klinik seharusnya dipasang spanduk atau poster tentang para dokter yang menangani pasien perawatan wajah di klinik itu. Sertifikasi dokter juga penting dicari tahu. Meskipun pada kenyataannya hal tersebut bukan menjadi kesepakatan umum pada klinik kecantikan.
 
"Ini bukan kesepakatan umum. Tapi semua dokter yang memiliki izin harusnya memiliki itu. Enggak apa-apa kok tanyain tentang izin klinik dan dokternya. Ini untuk masalah wajah, seumur hidup. Untuk menentukan nabung di bank saja ktia mikir berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun," tutur dia.
 
Manfaatkan indera yang dimiliki, bukan hanya indera penglihatan. Dengarkan dengan seksama penjelasan dokter di klinik tentang kualitasnya menangani masalah kesehatan kulit dan kecantikan wajah. 
 
"Gunakan indera pendengaran, dengarkan dokternya langsung di kliniknya. Jangan kita dibutakan lagi oleh iklan di sosial media tanpa tahu bagaimana faktanya," pungkasnya.
 
Apabila Anda tidak melakukan riset tentang klinik yang hendak Anda percayakan merawat masalah kulit wajah, akan terjadi beragam risiko. Salah satunya, timbul retakan bahkan kemiringan pipi atau rahang setelah melakukan botox. Sebab, botox melibatkan otot-otot ekspresi.
 
Risiko lain, bisa saja alis Anda tidak proporsional atau menjadi naik atau miring sebelah. Kulit wajah juga bisa timbul seperti koreng, memerah, atau mengelupas. Hal ini bisa awet berbulan-bulan. Lebih parahnya, mungkin dokter kecantikan penipu itu telah pergi ketika Anda merasakan efek negatif dari perawatan wajah abal-abal darinya.

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif