Para peneliti mengungkap pertambahan berat badan setelah berhenti merokok dikaitkan dengan berbagai faktor. (Foto: Pexels.com)
Para peneliti mengungkap pertambahan berat badan setelah berhenti merokok dikaitkan dengan berbagai faktor. (Foto: Pexels.com)

Benarkah Berat Badan Meroket Ketika Berhenti Merokok?

Rona siswi merokok di kelas
Dhaifurrakhman Abas • 14 Juli 2019 13:52
Sebuah studi dari Kyoto Medical Center di Jepang mengungkapkan, ketergantungan seseorang pada nikotin menentukan pertambahan berat badan mereka setelah berhenti merokok. Para peneliti mengungkap pertambahan berat badan setelah berhenti merokok dikaitkan dengan berbagai faktor. Berhenti merokok mendorong peningkatan nafsu makan, penurunan metabolisme, penurunan aktivitas fisik dan peningkatan aktivitas lipoprotein lipase. Hal ini memengaruhi transportasi lemak dalam tubuh.
 

Jakarta: Tidak ada keputusan yang lebih baik bagi perokok selain berhenti merokok sedini mungkin. Sebab, selain menurunkan risiko terserang penyakit berbahaya, berhenti merokok sedini mungkin mencegah kegemukan.
 
Hal itu diungkapkan sebuah studi dari Kyoto Medical Center di Jepang. Para peneliti mengungkapkan, ketergantungan seseorang pada nikotin menentukan pertambahan berat badan mereka setelah berhenti merokok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para peneliti mencari faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan berat badan pada orang yang berhenti merokok. Hasilnya, semakin banyak seseorang terpapar nikotin, semakin banyak pula pertambahan berat badan mereka ketika berhenti merokok.
 
Dalam studi ini, tim peneliti mencoba meriset 186 peserta penelitian dengan usia rata-rata sekitar 60 tahun. Peserta merupakan perokok dengan tingkat kecanduan yang berbeda. Dari yang gemar merokok satu bungkus sehari hingga yang lebih dari takaran tersebut.
 
Akan tetapi, para peserta penelitian merupakan perokok yang ingin segera berhenti dari kebiasaan tak sehat itu. Lalu, setelah tiga bulan terbebas dari kebiasaan merokok, peneliti mengukur berat badan mereka.
 
Benarkah Berat Badan Meroket Ketika Berhenti Merokok?
(Para peneliti mengungkap pertambahan berat badan setelah berhenti merokok dikaitkan dengan berbagai faktor. Foto: Pexels.com)
 
Hasilnya, berat badan perokok yang terpapar takaran nikotin lebih tinggi, memiliki berat badan yang meroket. Hitungannya hingga 2,5 pound (1kg, 13 ons) lebih banyak ketimbang yang bukan perokok berat.
 
Para peneliti mengungkap pertambahan berat badan setelah berhenti merokok dikaitkan dengan berbagai faktor. Berhenti merokok mendorong peningkatan nafsu makan, penurunan metabolisme, penurunan aktivitas fisik dan peningkatan aktivitas lipoprotein lipase. Hal ini memengaruhi transportasi lemak dalam tubuh.

Hasil studi setelah merokok

Studi yang sama menemukan bahwa rata-rata pria hanya mendapatkan berat hingga enam pon setelah berhenti merokok. Sebaliknya, kenaikan berat perempuan bertambah hingga delapan pound.
 
Namun, kenaikan berat badan setelah berhenti merokok hanya berlangsung selama tiga tahun. Setelah itu, berat badan dipengaruhi gaya hidup di kemudian hari.
 
Meski demikian, peneliti mengimbau masyarakat tak risau dengan kenaikan berat badan. Sebab berhenti dari kebiasaan mengonsumsi tembakau dalam bentuk apa pun menccegah risikl kanker, kebutaan, penyakit cakram degeneratif dan impotensi.
 
Peneliti menyarankan untuk berolahraga dan diet sehat ketika mencoba berhenti merokok. Selain bikin tubuh sehat, olahraga dan diet pasca merokok dapat membantu mengurangi kenaikan berat badan.
 
"Diet dan olahraga tidak hanya akan mencegah penambahan berat badan tetapi juga akan membantu menurunkan risiko masalah jantung dan intoleransi glukosa yang terkait dengan penambahan berat badan berlebih," kata peneliti Kyoto Medical Center, Jepang, dikutip Times of India.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif