Warga Tiongkok gunakan masker hindari Virus Korona. Foto: AFP
Warga Tiongkok gunakan masker hindari Virus Korona. Foto: AFP

Pemerintah Didorong Menstok Masker Antisipasi Korona

Rona virus korona
Siti Yona Hukmana • 29 Januari 2020 09:56
Jakarta: Pemerintah diminta menstok masker mengantisipasi masuknya virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) ke Indonesia. Negara produsen masker mulai menyetop ekspor karena semakin bertambahnya jumlah korban dan meluasnya negara terpapar virus korona.
 
"Taiwan sudah melarang ekspor masker ke luar negeri, karena jika terjadi wabah tidak semudah itu kebutuhan terpenuhi. Produksi bisa tidak memenuhi kebutuhan," kata Konsultan Medis Media Group dr. Chairudin kepada Medcom.id, Rabu, 29 Januari 2020.
 
Kasus korona sudah 'menyusup' ke negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Jika tidak dicegah dan diantisipasi, tak tertutup kemungkinan wabah itu masuk ke Tanah Air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengapresiasi sikap pemerintah yang telah memasang pemindai suhu tubuh manusia (thermal scanner) di bandar udara atau pelabuhan pintu masuk Indonesia. Namun, antisipasi tersebut dinilai tidak cukup.
 
"Disiapkan juga desinfektan bagi penumpang dan kru pesawat yang tiba dari area terdampak virus korona," ujar dia.
 
Chairudin menyebut virus korona mudah menular dari manusia ke manusia. Virus bisa menyebar sebelum timbul gejala dengan masa inkubasi 1 sampai 14 hari. Dia menilai warga Indonesia yang ada di wilayah Wuhan dan sekitarnya harus segera dievakuasi.
 
"Berbagai negara berusaha mengevakuasi warganya dari daerah terdampak terutama Wuhan. Bertahan di Wuhan tentu risiko terkena lebih besar," ujar dia.
 
Jumlah kematian akibat virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Tiongkok bertambah menjadi 131 orang per Rabu, 29 Januari 2020. Sementara total infeksi yang terkonfirmasi di seantero Negeri Tirai Bambu melampaui 5.300 kasus.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan sepuluh ribu masker N95 ke Wuhan, Hubei, dan sekitarnya. Masker diutamakan untuk warga negara Indonesia (WNI) guna mengantisipasi penyebaran virus korona. Jumlah WNI di Wuhan mencapai 100 orang dan 243 orang di Provinsi Hubei.
 

 

 
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif