Berikut tips merawat diri usai sahabat meninggal dunia. (Foto: Pexels.com)
Berikut tips merawat diri usai sahabat meninggal dunia. (Foto: Pexels.com)

Tips Merawat Diri Usai Sahabat Meninggal Dunia

Rona psikologi
Sunnaholomi Halakrispen • 14 Juni 2019 19:05
Ditinggal pergi sahabat Anda untuk selama-lamanya pastinya sedih. Tak apa, berilah diri Anda waktu dan ruang untuk berduka. Semua orang berduka dengan kecepatan yang berbeda. Cara lainnya adalah menuliskan apa yang Anda rasakan terhadapnya. Ini bisa membuat perasaan Anda sedikit lega.
 

 
Jakarta: "Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang sahabatku yang telah aku kenal puluhan tahun. Semenjak dirawat akibat Ameloblastoma; tumor pemangsa rahang yang disebabkan kegagalan sel email gigi untuk berkembang secara normal. Perjuanganmu melawan penyakit tersebut sudah selesai kawan. Tak ada lagi sakit yang kau keluhkan, tenanglah di alam sana. Selamat jalan sahabatku..." tulis seorang sahabat di laman sosial medianya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ketika ditinggal pergi sahabat, rasa sesak Anda rasakan. Apalagi, ketika sahabat Anda meninggal dunia. Bagaikan separuh jiwa telah hancur dan kehilangan semangat hidup.
 
Akan tetapi, waktu terus berjalan dan Anda harus tetap menjalankan hidup Anda. Maka tetapkan hati Anda untuk tidak berlarut dalam patah semangat. Berikut tips merawat diri usai sahabat meninggal dunia, yang bisa Anda terapkan.

1. Beri waktu

Berilah diri Anda waktu dan ruang untuk berduka. Semua orang berduka dengan kecepatan yang berbeda, jadi jangan memaksakan diri untuk mengatasi kehilangan sahabat terlalu cepat.
 
Jika Anda mendapatkan larangan untuk berduka dari teman Anda, abaikan saja. Biarkan diri Anda memiliki waktu yang Anda butuhkan untuk menjalani proses kesedihan. Jangan abaikan hal-hal yang perlu Anda rasakan agar diri Anda sembuh.
 
Terkadang, Anda mungkin harus sendirian. Beri diri Anda kemewahan itu, tetapi jangan terlalu mengisolasi diri Anda. Pastikan Anda masih menjangkau orang lain dan menemukan kekuatan dan dukungan pada keluarga atau teman sekitar Anda.
 
Tips Merawat Diri Usai Sahabat Meninggal Dunia
(Tulis apa saja yang ingin Anda utarakan tentang sahabat Anda yang telah meninggal. Ini bisa meringankan perasaan Anda. Sampaikan padanya di kuburnya, anggap Anda telah berbicara langsung padanya dan ini melegakan Anda. Foto: Pexel.com)

2. Tulis surat

Ketika seseorang yang Anda cintai meninggal dunia, wajar untuk merasa seolah-olah ada banyak yang ingin Anda sampaikan kepadanya tetapi Anda tidak mendapatkan kesempatan untuk mengatakannya. Tuliskan semuanya itu.
 
Tindakan menuliskan pikiran dan perasaan Anda kepada sahabat yang Anda cintai bisa menjadi wadah yang menyembuhkan. Bisa dengan tulisan tidak beraturan atau melalui puisi. Beri tahu apa saja yang Anda ingin dia ketahui. Ini bisa membuat perasaan Anda sedikit lega.
 
Setelah mengutarakannya ke dalam tulisan, simpan tulisan itu ke suatu tempat tersembunyi. Anda juga bisa meninggalkannya di kuburan atau langsung membuangnya, sebagai lambang telah menyampaikan seluruh perasaan Anda.

3. Temukan grup pendukung

Ketika Anda kehilangan seseorang yang dekat, Anda mungkin merasa sangat sendirian atau tertekan. Bergabunglah dengan kelompok pendukung setempat untuk menemukan orang yang dapat Anda percaya untuk membagikan perasaan Anda, khususnya dengan teman yang mengalami pengalaman serupa.
 
Orang-orang itu akan dapat berempati dan memahami apa yang Anda alami, serta menawarkan dukungan dan saran. Kelompok pendukung merupakan ruang aman, jadi apa yang Anda katakan tidak akan tersebar luas.

4. Menjaga kesehatan

Menjaga kesehatan baik fisik maupun emosional, sangat penting untuk Anda garisbawahi. Hal ini bisa saja dengan mudah Anda abaikan setelah sahabat meninggal dunia.
 
Simpan sistem pendukung. Jangan menjauhkan diri dari teman dan keluarga lain saat kehilangan teman terbaik dari hidup Anda. Berusahalah hindari menolak bantuan atau dukungan orang lain, terima saja dan biarkan orang lain membantu Anda jika mereka menawarkan bantuan.
 
Jika Anda mengisolasi diri setelah kehilangan, Anda hanya akan merasa lebih buruk, terutama pada kesehatan emosional Anda. Sebaliknya, kelilingi diri Anda dengan orang-orang dan hal-hal yang Anda sukai.
 
Kesehatan mental dapat berdampak pada kesehatan fisik. Jika Anda membiarkan diri Anda pindah ke tempat yang tidak sehat secara emosional, itu dapat berputar dan berdampak pada kesejahteraan fisik Anda.
 
Ya, berusahalah juga menjaga kesehatan fisik dengan baik. Lakukan olahraga yang tepat dan konsumsi makanan dengan baik. Sederhananya, cobalah keluar sebentar sebentar setiap hari. Jalan-jalan, naik sepeda, atau jogging. Anda bahkan bisa mencoba membuka jendela di rumah Anda untuk mendapatkan sedikit udara segar. Cara ini bisa menjadi langkah positif yang harus diambil.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif