Kenapa alergi susu sapi harus diatasi? Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA (k), M.Kes menerangkannya untuk Anda. (Foto: Pexels.com)
Kenapa alergi susu sapi harus diatasi? Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA (k), M.Kes menerangkannya untuk Anda. (Foto: Pexels.com)

Kenapa Alergi Susu Sapi Harus Segera Diatasi?

Rona kesehatan anak perkembangan anak
Kumara Anggita • 30 Juni 2020 11:23
Jakarta: Alergi susu sapi adalah salah satu permasalahan yang sering dialami oleh anak-anak. Hal ini buat mereka harus mendapatkan perlakuan ekstra dari orang sekitarnya. 
 
Menurut Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA (k), M.Kes, anak dengan alergi susu sapi memiliki sistem imun yang unik dan lebih sensitif dibandingkan dengan anak lainnya. 

Alergi ini memiliki dampak yang signifikan bagi si kecil, keluarga, bahkan dalam masyarakat seperti:

1. Kesehatan

Menurut Prof. Budi alergi susu sapi dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, dan penyakit jantung. 

2. Timbulnya gangguan tumbuh kembang

Ia melanjutkan bahwa anak dengan alergi mengalami keterlambatan pertumbuhan karena berhubungan dengan jenis dan durasi pantang makan.

3. Ekonomi

Tak hanya berdampak pada fisik, alergi susu juga bisa menghabiskan banyak uang. “Alergi ini meningkatkan biaya pengobatan dan meningkatkan biaya tidak langsung (kehilangan pendapatan karena sering tidak masuk kerja),” ujarnya dalam Webinar dengan tema Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju: Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju.

4. Psikologi

Alergi susu sapi juga buat bisa membuat stres khususnya pada orang tua yang mengurus. “Munculnya stres pada anak dan orang tua dan menurunkan kualitas hidup si kecil,” ungkapnya.
 
Prof Budi mengungkapkan bahwa alergi susu sapi tidak bisa diremehakan karena susu adalah salah satu sumber protein yang dibutuhkan anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. “Di sini, peran orang tua khususnya Bunda sangat penting untuk menangani kondisi anak yang alergi sapi, termasuk pemberian nutrisi alternatif yang tepat,” paparnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif