Apakah memakai pakaian seperti baju atau handuk orang lain penyebab panau? Simak informasinya. (Foto: Pexels.com)
Apakah memakai pakaian seperti baju atau handuk orang lain penyebab panau? Simak informasinya. (Foto: Pexels.com)

Saling Bertukar Handuk Bisa Tularkan Panau?

Rona panau
Anda Nurlaila • 10 Juli 2019 08:00
Infeksi kulit tinea versicolor atau yang lebih dikenal dengan panau adalah infeksi jamur kulit. Beberapa gejala panau antara lain kulit berubah warna. Biasanya tampak gelap atau merah terang pada kulit terang dan terang pada kulit gelap. Jika ada gejala lainnya seperti gatal parah, pembesaran benjolan, ulserasi kulit, rambut rontok, dan pembengkakan kelenjar getah bening bukan merupakan gejala tinea versicolor dan harus segera dilakukan diagnosis kondisi medis lain.
 

Jakarta: Kebiasaan meminjam pakaian orang lain sering kali dituding sebagai penyebab penyakit kulit panau. Benarkah bercak-bercak keputihan atau merah muda di kulit dapat menular? 
 
Infeksi kulit tinea versicolor atau yang lebih dikenal dengan panau adalah infeksi jamur kulit. Tanda yang paling mudah dikenali adalah bercak-bercak pucat atau hipopogmentasi pada kulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apakah memakai pakaian seperti baju atau handuk orang lain penyebab infeksi ini? Mengutip Emedicinehealth, jawabannya bisa ya dan tidak. Sebab jamur penyebab panau, Malassezia furfur adalah organisme yang hidup di kulit semua orang. Diyakini jamur ini pertama kali diperoleh saat pertama kali ibu menggendong bayinya.  
 
Kendati setiap orang memiliki jamur ini, tidak semua orang menunjukkan tanda dan gejala tinea versicolor. Seseorang cenderung mengalami gejala panau akibat populasi jamur Malassezia furfur meningkat di tubuhnya daripada ditularkan dari orang lain. 

Gejala panau

Beberapa gejala panau antara lain:
 
1. Kulit berubah warna
2. Biasanya tampak gelap atau merah terang pada kulit terang dan terang pada kulit gelap
 
Saling Bertukar Handuk Bisa Tularkan Panau?
(Apakah memakai pakaian seperti baju atau handuk orang lain penyebab infeksi ini? Mengutip Emedicinehealth, jawabannya bisa ya dan tidak. Sebab jamur penyebab panau, Malassezia furfur adalah organisme yang hidup di kulit semua orang. Foto: Pexels.com)

Waspada jika...

Anda patut waspada jika ada gejala lainnya seperti gatal parah, pembesaran benjolan, ulserasi kulit, rambut rontok, dan pembengkakan kelenjar getah bening bukan merupakan gejala tinea versicolor dan harus segera dilakukan diagnosis kondisi medis lain.
 
Umumnya penyakit kulit terjadi di daerah punggung atas dan bahu pada remaja dan dewasa muda. Gangguan ini juga memengaruhi dada bagian atas, leher, lengan atas dan pada kasus yang jarang terdapat pada wajah. 

Pengobatan panau

Pengobatan panau dapat dilakukan dengan krim antijamur. Namun jika terapi biasa tidak mengobati kasus atipikal, pasien dirujuk ke dokter kulit untuk mempertimbangkan terapi dan diagnosis alternatif.
 
Papillomatosis dan retikulasi ditandai oleh hiperpigmentasi seperti warna lebih gelap pada dada tengah dan punggung tidak diketahui penyebabnya. Namun dalam beberapa kasus terkait kolonisasi Malassezia. 
 
Sementara Pityriasis alba adalah area oval pucat di wajah dan berhubungan dengan eksem dan kondisi kulit sensitif lainnya. Gangguan ini lebih cenderung merespons pengobatan steroid topikal daripada obat antijamur. Vitiligo atau kehilangan warna kulit jarang muncul pertama kali di punggung dan bahu, meskipun terjadi pada kasus tertentu. 
 
Satu-satunya cara menghindari rekolonisasi untuk setelah pengobatan adalah dengan menghindari kontak dengan manusia lain selamanya.
 
Jika panau tak membaik dan sudah mengganggu sebaiknya periksa ke dokter spesialis kulit dan kelamin di beberapa rumah sakit seperti RSCM - Kencana, Rumah Sakit Pondok Indah Puri Indah, atau Siloam Hospital Kebon Jeruk. Atau kunjungi pusat kesehatan terdekat dari rumah Anda.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif