Sebuah data mencatat, prevalensi mata kering di dunia tercatat sekitar 20-50 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang bertumbuh di seluruh dunia. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Sebuah data mencatat, prevalensi mata kering di dunia tercatat sekitar 20-50 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang bertumbuh di seluruh dunia. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Kenali Permasalahan Mata Kering

Rona kesehatan mata
Yatin Suleha • 12 September 2019 14:08
Jakarta: Sebuah data mencatat, prevalensi mata kering di dunia tercatat sekitar 20-50 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang bertumbuh secara signifikan di seluruh dunia.  
 
Sebelumnya, mata kering disebabkan oleh sejumlah faktor pendorong seperti degeneratif, ketidakstabilan hormon dan penggunaan obat-obatan.
 
Kendati demikian, ada pula gaya hidup yang bisa membuat mata kering. Misalnya kebiasaan menatap layar gawai dalam waktu yang lama juga dapat meningkatkan risiko mata kering.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Disebutkan dalam data We Are Social Digital Report 2019, rata-rata masyarakat Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat elektroniknya selama 8 jam 36 menit per hari.
 
Dengan tema seputar mata kering, Insto brand tetes mata keluaran Combiphar bekerja sama dengan Jakarta Eye Center (JEC) menggelar edukasi mengenai kesehatan mata bertajuk "Buka Mata Buka Insto" yang diselenggarakan di Grand Atrium, Kota Kasablanka mulai 11-15 September 2019.
Tujuannya, diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mengenali serta mengatasi gangguan mata kering.
 
Kenali Permasalahan Mata Kering
(Insto brand tetes mata keluaran Combiphar bekerja sama dengan Jakarta Eye Center (JEC) menggelar edukasi mengenai kesehatan mata bertajuk "Buka Mata Buka Insto". Foto: Dok. R&R Public Relations)
 
Weitarsa Hendarto, VP Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar mengatakan, "Sebagai salah satu brand keluaran Combiphar, Insto senantiasa ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup lebih sehat. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan ‘Championing a Healthy Tomorrow’."
 
Ia menambahkan meski kadang dianggap sepele karena dianggap hanya menimbulkan perasaan tidak nyaman, permasalahan mata kering yang tidak ditangani dengan baik dapat mengurangi produktivitas.
 
Dalam kesempatan yang sama, dr. Nina Asrini Noor, Sp.M menjabarkan aktivitas dengan atensi visual atau fokus tinggi dalam durasi waktu lama, seperti menatap monitor atau gawai, dapat menjadi faktor penyebab mata lelah dan kering.
 
"Karena pada saat sedang fokus, frekuensi berkedip berkurang, sehingga mata terasa seperti mengganjal, mudah merah berulang, berair, terasa kering, sensasi berpasir, ada kotoran mata, terasa lengket, rasa gatal yang memicu untuk mengucek mata."
 
Figur publik yang dikenal sebagai penulis, pemain film serta content creator, Raditya Dika yang didapuk sebagai bintang tamu dalam acara yang sama juga membagi pengalamanya seputar mata kering.
 
Kenali Permasalahan Mata Kering
(Figur publik yang dikenal sebagai penulis, pemain film serta content creator, Raditya Dika yang didapuk sebagai bintang tamu dalam acara Buka Mata Buka Insto tersebut. Foto: Dok. R&R Public Relations)
 
“Sehari-hari saya menghabiskan waktu sekitar 12 jam untuk menatap layar gawai, baik smartphone maupun laptop, akibatnya mata terasa perih. Belakangan saya baru tahu bahwa bukan menggunakan gawai dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kondisi mata kering."
 
Penulis buku "Kambing Jantan" dan "Manusia Setengah Salmon" ini menambahkan dengan memahami gejala mata kering, serta cara mengatasi mata kering, kita bisa tetap nyaman melakukan berbagai hal yang kita senangi, mulai dari browsing, ngedit video, baca buku dan pastinya tetap produktif.
 
Pada kesempatan ini, Insto menggelar sejumlah aktivitas, antara lain kompetisi e Sport PubG, games interaktif dan penampilan dari sejumlah figure publik. Selain itu sejumlah kegiatan edukasi dilakukan di booth dan Eye Check bersama JEC.
 
“Beragam upaya yang dilakukan oleh INSTO diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia peduli terhadap kesehatan mata termasuk memahami gejala dan mengatasi masalah mata kering," tutup Weitarsa.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif