Polifenol juga dapat ditemukan dalam makanan seperti anggur merah, cokelat hitam, dan beri. (Foto: Pexels.com)
Polifenol juga dapat ditemukan dalam makanan seperti anggur merah, cokelat hitam, dan beri. (Foto: Pexels.com)

Tak Bisa Minum Teh? Minum ini untuk Dapatkan Polifenol

Rona kesehatan
Kumara Anggita • 27 Januari 2020 09:00
Jakarta: Penelitian menunjukkan bahwa minum teh bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Ini karena ada kandungan polifenol di dalamnya.
 
"Polifenol berasal dari tanaman, terutama tanaman berbunga," ujad Dr. Satjit Bhusri, ahli jantung yang dilansir dari Healthline. “Bagian 'fenol' dari polifenol adalah tempat tanaman dan bunga mendapatkan aromanya,” jelasnya.
 
Guy L. Mintz, direktur kesehatan jantung dan lipidologi di Rumah Sakit Jantung Sandra Atlas Bass Northwell Health di New York, mengatakan bahwa polifenol diketahui memiliki manfaat kardiovaskular.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Manfaat ini termasuk peningkatan fungsi pembuluh darah, lebih melebar dan lebih sedikit penyempitan," katanya.
 
Tak Bisa Minum Teh? Minum ini untuk Dapatkan Polifenol
(Polifenol juga dapat ditemukan dalam makanan seperti anggur merah, cokelat hitam, dan beri.  Foto: Pexels.com)
 
“Senyawa ini juga dapat meningkatkan kolesterol baik, yang juga merupakan pelindung jantung. Senyawa ini juga memiliki pengurangan peradangan dan membuat trombosit kita, faktor pembekuan, kurang lengket,” ujarnya.
 
Semua ini bergabung untuk membuat bahan kimia yang dikenal sebagai penguat kesehatan jantung. Para ahli menunjukkan bahwa karena polifenol tidak disimpan dalam tubuh dalam waktu lama maka untuk melihat manfaatnya perlu untuk mengonsumsi teh secara rutin.
 
Namun bila Anda bukan penggemar teh. Ada cara lain untuk mendapatkan polifenol yang baik buat kesehatan jantung Anda. Polifenol juga dapat ditemukan dalam makanan seperti anggur merah, cokelat hitam, dan beri. 
 
Suplemen yang mengandung polifenol sintetis juga dapat ditemukan, tetapi mereka tidak memberikan bermanfaat seperti aslinya.
 
"Pesan dari penelitian ini keras dan jelas. Teh, terutama teh hijau, bersifat kardio pelindung, dan harus dipertimbangkan sebagai alat lain dalam kotak alat pencegahan jantung," kata Mintz.
 
Penelitian yang dipublikasikan di European Journal of Preventive Cardiology menyarankan bahwa minum teh tiga kali atau lebih dalam seminggu. Tak ada salahnya bukan untuk mulai memasukan teh dalam rutinitas Anda?
 
(TIN)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif