Radang sendi melibatkan peradangan yang tidak terkendali karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat Anda sendiri secara tidak sengaja. (Foto: Pexels.com)
Radang sendi melibatkan peradangan yang tidak terkendali karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat Anda sendiri secara tidak sengaja. (Foto: Pexels.com)

Efek Merokok dan Minum Alkohol bagi Penderita Radang Sendi

Rona radang sendi
Sunnaholomi Halakrispen • 14 Juni 2019 17:46
Radang sendi atau artritis reumatoid/rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun (penyakit yang terjadi pada saat tubuh diserang oleh sistem kekebalan tubuhnya sendiri), yang mengakibatkan peradangan dalam waktu lama pada sendi.
 

 
Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia mengatakan dalam laman resminya bahwa merokok merupakan faktor yang berakibat  sangat besar terhadap munculnya berbagai penyakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang perokok mempunyai risiko dua sampai empat kali lipat untuk terserang penyakit jantung koroner dan memiliki risiko lebih tinggi untuk terserang penyakit kanker paru dan penyakit tidak menular (PTM) lainnya.
 
Sama halnya dengan penderita Artritis Reumatoid (AR), merokok juga tak aman bagi mereka. Begitu juga dengan minuman alkohol. Hanya sekitar satu minuman kecil per hari untuk wanita dan dua minuman per hari untuk pria. Itu sekitar 14 gram alkohol per minuman, karena setiap jenis minuman memiliki bahan lain juga, seperti air atau gula.  
 
Cara terbaik untuk tetap sehat dan melindungi persendian Anda adalah tetap pada rencana perawatan Anda dengan dokter, berolahraga, tetap pada berat badan yang sehat, dan menghindari merokok.  

Hubungan merokok dengan penyakit AR

Sementara itu, memang jelas adanya hubungan antara merokok dengan Anda yang mengidap AR. Merokok juga membuat Anda lebih mungkin untuk terinfeksi AR bahkan jika Anda belum menjadi perokok berat.
 
"Semakin banyak Anda merokok, semakin tinggi pula peluang Anda. Rokok dapat membuat AR Anda lebih parah," papar David Zelman, MD, dalam artikel "Smoking, Drinking, and RA" dalam laman WebMD.
 
Efek Merokok dan Minum Alkohol bagi Penderita Radang Sendi
(Hindari minuman alkohol bagi penderita radang sendi. Foto: Pexels.com)
 
Ia katakan bahwa merokok meningkatkan peradangan. Ya, AR melibatkan peradangan yang tidak terkendali karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sehat Anda sendiri secara tidak sengaja.
 
Sinovium atau jaringan yang melapisi persendian Anda, bisa meradang dan menebal. Asap tembakau mengandung banyak zat jahat seperti radikal bebas. Dari asap itulah ada tekanan pada tubuh Anda yang bisa memicu peradangan.
 
Perokok memiliki kadar protein inflamasi yang lebih tinggi yang disebut sitokin dalam tubuh mereka. Hal itu memiliki peran besar dalam kerusakan sendi dan organ yang hadir dengan AR.
 
Kemudian, asap tembakau menyebabkan tubuh Anda melepaskan semua jenis sitokin yang terkait dengan peradangan pada AR. Perokok dengan AR memiliki proses penyakit yang lebih aktif dari pada mereka yang tidak pernah merokok atau berhenti merokok.
 
Aktivitas penyakit yang tinggi pada AR sering sama dengan pembengkakan atau persendian, tanda-tanda peradangan tinggi dalam darah Anda atau lebih banyak nyeri sendi.
 
Perokok dengan AR juga biasanya memiliki gejala yang berhubungan dengan membuat AR-nya yang lebih buruk, karena obat-obatan yang dikonsumsi tidak bekerja dengan baik. Lebih lanjut, berisiko komplikasi.
 
Konsultasikan dengan dokter spesialis ortopedi jika Anda merasakan beberapa hal di atas. Ortopedi adalah cabang ilmu kedokteran yang fokusnya mendiagnosis, mengobati, dan mencegah berbagai penyakit atau gangguan terkait sistem muskuloskeletal (sistem muskuloskeletal adalah sistem pergerakan tubuh yang melibatkan fungsi tulang, persendian, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang).
 
Beberapa rumah sakit yang terdapat dokter spesialis ortopedi, antara lain Rumah Sakit THT dan Orthopedi SS MEDIKA, Rumah Sakit Royal Taruma, atau Siloam Hospitals Kebon Jeruk. Atau kunjungi pusat layanan kesehatan terdekat dari rumah Anda.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif