Kulit yang tergolong sangat kering akan muncul tanpa garis putih ketika Anda menggaruk kulit. (Foto Ilustrasi: Tatiana/Pexels)
Kulit yang tergolong sangat kering akan muncul tanpa garis putih ketika Anda menggaruk kulit. (Foto Ilustrasi: Tatiana/Pexels)

Risiko Membiarkan Kulit Kering

Rona kesehatan kulit
Sunnaholomi Halakrispen • 15 Mei 2019 13:31
Membiarkan kulit kering secara terus menerus bisa berdampak pada kesehatan kulit Anda. Paling banyak terdeteksi eksim dan infeksi. Panas matahari juga menjadi sumber bakteri ketika kulit terus menerus dibiarkan kering.
 

Jakarta:
Kulit yang kering karena terpapar sinar matahari terkadang dianggap sepele dan dibiarkan begitu saja. Anda beranggapan, hanya merasakan hawa atau suhu panas di sekitar kulit Anda, dan berpikir itu bukan hal yang perlu dipermasalahkan selagi bisa beraktivitas.
 
Namun, ternyata, membiarkan kulit kering terus menerus bukan keputusan yang tepat. Apalagi ketika Anda tinggal di daerah tropis di Indonesia, seperti di wilayah Jakarta. Sebab itu akan muncul beragam masalah kulit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Paling banyak terdeteksi eksim dan infeksi. Karena memang ada penyakit yang dicetuskan oleh panas matahari. Bisa bakteri, berbagai jenis jamur, hingga kanker kulit. Tapi insidensinya masih rendah dibanding infeksi," ujar dr. Litya Ayu Kanya Anindya, SpKK, FINS-DV.
 
Paparan sinar matahari dinilai berpengaruh dan berisiko kanker kulit. Namun, kulit kering tidak langsung berpengaruh pada risiko penyakit ganas itu.   
 
Kulit yang kering juga bisa menyebabkan penumpukan sel kulit mati atau adanya fungsi kulit yang tidak berjalan seperti yang semestinya. Akan tetapi, bukan sebagai penyebab utama.
 
"Bisa karena proses aging sendiri, karena perawatan kulit juga bisa, karena kering juga bisa. Kurangnya air bisa menghambat lepasnya ikatan antara sel kulit yang sudah mati dengan sel kulit yang masih sehat. Jadi banyak faktor yang berpengaruh," jelas dr Litya.
 
Risiko terparah dari kulit kering, kata dr. Litya, ialah muncul eksim yang berkembang. Semakin parahnya intensitas eksim, bukan hanya terjadi pada satu titik.
 
"Kalau ada eksim yang berkembang bisa infeksi yang bukan hanya lokal, bisa ke seluruh badan, bahkan bisa menjalar seperti tubuh yang menjadi demam," paparnya.
 
Sementara itu, selain karena terpapar sinar matahari, kulit kering juga bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti pola hidup. Berhati-hatilah, ketika Anda kurang tidur, bisa memengaruhi kualitas kesehatan kulit Anda.
 
"Iya, kurang tidur berpengaruh. Karena kulit itu cerminan dari diri kita. Jadi kalau kita stres, kurang tidur, kurang istirahat, kurang nutrisi, itu bisa berpengaruh untuk kulit kita," tuturnya.
 
Nah, untuk mengetahui apakah kulit Anda kering, mudah sekali caranya. Anda cukup memerhatikan tekstur kulit Anda. Jika kasar ketika dipegang dan terlihat kusam, itu berarti kulit Anda kusam.
 
Kemudian, kulit yang tergolong sangat kering akan muncul tanpa garis putih ketika Anda menggaruk kulit. dr. Litya menekankan, pada kondisi tersebut telah terjadi keretakan karena kulit kekurangan air.
 
Kulit Lembap Make Up Maksimal

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif