Alasan Mengapa Kita Perlu Batasi Kafein dalam Keseharian

Sri Yanti Nainggolan 21 Juni 2018 15:27 WIB
kesehatankopi
Alasan Mengapa Kita Perlu Batasi Kafein dalam Keseharian
Berikut adalah beberapa dampak konsumsi kafein berlebih pada tubuh yang sebaiknya diwaspadai. (Foto: Tim Wright/Unsplash.com)
Jakarta: Kopi adalah salah satu minuman yang banyak digemari. Namun, asupan kafein dalam kopi yang berlebih dapat memberi efek buruk pada tubuh. 

Berikut adalah beberapa dampak konsumsi kafein berlebih pada tubuh yang sebaiknya diwaspadai. 

1. Memengaruhi kehamilan
Jika Anda berencana memiliki bayi, batasilah asupan kopi. Ahli kandungan Dr Shobha Gupta mengungkapkan bahwa kafein dapat menghambat proses tersebut. Dosis rekomendasi kafein untuk wanita hamil adalah 150 mg. Kafein dapat menyempitkan pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah pada bayi. 


(Baca juga: 6 Tanda Anda Terlalu Banyak Mengonsumsi Kopi)

2. Memengaruhi jumlah sperma
Asupan kafein yang berlebih dapat mengurangi jumlah sperma dan berhubungan dengan penurunan konsenstrasi sperma, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasi dalam American Journal of Epidemiology.


(Konsumsi lebih dari dua cangkir kopi datau minuman kafein per hari dapat mempercepat pengeroposan tulang dan mengganggu penyerapan Vitamin D dalam tubuh. Foto: Toa Heftiba/Unsplash.com)


3. Memperlambat metabolisme
Konsumsi kopi berlebih dapat memicu retensi air dan kembung. Kebiasaan tersebut juga menekan selera makan sehingga jarak makan rutin pun terganggu. Akibatnya metabolisme pun tak lancar. 

4. Memengaruhi kesehatan tulang
Efek diuretik yang dihasilkankafain dapat menghilangkan asupan kalsium karena sering mengeluarkan urin. Konsumsi lebih dari dua cangkir kopi datau minuman kafein per hari dapat mempercepat pengeroposan tulang dan mengganggu penyerapan Vitamin D dalam tubuh.

5. Memengaruhi kesehatan jantung
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Addiction Medicine menunjukkan bahwa konsumsi minuman berkafein seperti minuman energi, minuman bersoda atau kopi secara berlebihan dapat menyebabkan irama jantung yang tidak normal dan fibrilasi atrium yang menimbulkan komplikasi parah jika tidak ditangani tepat waktu.






(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id