Seorang wanita Kim, menceritakan bahwa dirinya telah mengonsumsi hydroxychloroquine selama 19 tahun untuk mengobati penyakit lupus yang ia derita. Namun masih terkena covid-19. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)
Seorang wanita Kim, menceritakan bahwa dirinya telah mengonsumsi hydroxychloroquine selama 19 tahun untuk mengobati penyakit lupus yang ia derita. Namun masih terkena covid-19. (Foto: Ilustrasi. Dok. Pexels.com)

Kisah Kim, Selama 19 Tahun Mengonsumsi Hydroxychloroquine dan Tetap Terkena Covid-19

Rona covid-19 Hydroxychloroquine
Raka Lestari • 25 Mei 2020 18:09
Jakarta: Hydroxychloroquine akhir-akhir ini dianggap sebagai salah satu obat yang bisa menyembuhkan covid-19. Akan tetapi, seorang wanita asal Wisconsin, Amerika Serikat menceritakan bahwa dia telah mengonsumsi obat ini selama hampir dua dekade namun masih bisa terkena covid-19.
 
Seorang wanita diidentifikasi dengan nama sebutan Kim, menceritakan kepada WISN Channel 12 bahwa dirinya telah mengonsumsi hydroxychloroquine selama 19 tahun untuk mengobati penyakit lupus yang ia derita. Ia menceritakan pada awalnya, ia sudah mulai melakukan isolasi mandiri pada Maret lalu untuk mencegah terkena covid-19.
 
Akan tetapi pada April lalu Kim mulai merasakan gejala seperti lemas, batuk, dan demam. “Saya merasa lemas, batuk, dan demam. Demamnya pun sangat tinggi,” ujar Kim dikutip dari Insider. “Hal itu terjadi begitu saja. Saya juga mengalami kesulitan bernapas.”

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akhirnya Kim memeriksakan diri ke IGD di rumah sakit terdekat. Dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat saturasi oksigen tercatat hanya 78 persen, jauh di bawah tingkat saturasi oksigen yang normal yaitu 95 persen. Akhirnya ia pun diperiksa di Aurora Medical Center dan setelah dilakukan tes, ia positif terinfeksi covid-19.
 
“Ketika mendapat diagnosis tersebut, saya merasa seperti akan mati. Saya juga bertanya-tanya mengapa saya bisa terinfeksi penyakit tersebut padahal sudah mengonsumsi hydroxychloroquine. Padahal banyak orang yang menyebut bahwa jika mengonsumsi obat tersebut maka akan aman. Kenyataannya tidak sama sekali,” tutur Kim.
 
Hydroxychloroquine sendiri memang pada umumnya diresepkan untuk mengobati penyakit malaria dan penyakit autoimun seperti lupus dan rheumatoid arthritis. Dan sejauh ini masih belum terbukti aman atau efektif dalam mengobati covid-19.
 
Mengenai hal tersebut, Kim mengatakan, “Tidak ada obat yang membuat seseorang aman dari covid-19. Bahkan jika Anda mengonsumsi hydroxychloroquine sekalipun. Mengonsumsi obat ini tidak akan membuat Anda mencegah terkena apapun. Anda tetap bisa saja terkena covid-19,” tutupnya. Untuk itu tetap jaga kebersihan serta jangan bosan-bosan mencuci tangan Anda sehabis melakukan berbagai hal.

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif