NEWSTICKER
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terkena dampak penyebaran penyakit covid-19 (new coronavirus).(Dokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf)
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terkena dampak penyebaran penyakit covid-19 (new coronavirus).(Dokumentasi Biro Komunikasi Kemenparekraf)

Wishnutama Dorong Industri Antisipasi Covid-19 di Sektor Pariwisata

Rona pariwisata indonesia virus corona covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 17 Maret 2020 13:58
Jakarta: Pariwisata merupakan salah satu sektor yang terkena dampak penyebaran penyakit covid-19 (new coronavirus). Pemantauan dan koordinasi pihak terkait pun dilakukan. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio mengatakan, melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat dari penyebaran covid-19 menjadi prioritas.
 
Wishnutama menyatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk membuat kebijakan yang dapat menopang industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Ia pun berharap langkah-langkah antisipatif juga bisa diambil pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya.
 
"Untuk sementara agar bisa membatasi kegiatan-kegiatan seperti promosi pariwisata dan ekonomi kreatif, juga mengimbau para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif tidak menyelenggarakan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran (MICE), hingga wabah pandemi covid-19 berlalu sesuai instruksi dari pemerintah," ujar Wishnutama dalam rilis yang diterima Medcom.id.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait keputusan penundaan kegiatan pariwisata selama mewabahnya covid-19, Wishnutama mengapresiasinya. Apabila operasional di lokasi wisata masih tetap berjalan, Ia berpesan agar pihak-pihak terkait bisa memerhatikan waktu operasional dan jumlah yang berkunjung.
 
Selain itu, pengetatan pintu masuk berupa pengecekan kesehatan terhadap pengunjung. Hal tersebut untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan higienitas, di sekitar lokasi wisata.
 
Termasuk menjaga sanitasi dengan menyediakan akses ke sarana cuci tangan, berupa air mengalir dan sabun antiseptik, menyediakan tisu atau masker, serta melakukan disinfeksi terhadap fasilitas yang ada. Kemudian, juga menyediakan alat pengukur suhu tubuh dan lainnya.
 
"Industri harus bisa memantau kesehatan lingkungan dan karyawan dengan baik. Serta selalu memantau perkembangan terkini dan berkoordinasi dengan pihak atau lembaga terkait," paparnya.
 
Namun, di situasi yang berkembang saat ini, penting bagi masyarakat untuk benar-benar membatasi kegiatan. Layaknya arahan Presiden Joko Widodo yang telah menjadi kebijakan nasional, yakni agar masyarakat bekerja dari rumah, sekolah dari rumah, dan beribadah di rumah.
 
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian jika tidak diperlukan, kecuali untuk keperluan mendesak, melakukan social distancing, menerapkan higienitas, dan gaya hidup sehat," jelasnya.
 

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif