Mengenal Kegunaan Epidural Saat Melahirkan
Mari ketahui bius epidural saat melahirkan. (Foto: Megan Lynette/Unsplash.com)
Jakarta: Memilih jenis persalinan dan mempersiapkan diri untuk menjalaninya adalah hal yang baik. Namun bagaimana jika sesuatu tak terduga tejadi hingga persalinan impian Anda tak mungkin dilakukan.

Saat ini telah banyak pilihan bagi ibu hamil untuk menjalani proses persalinan yang tidak terlalu sakit. Salah satunya adalah bius epidural.

Dilansir dari BabyCenter, epidural itu sendiri adalah salah satu bentuk bius lokal yang digunakan untuk membuat bagian tertentu pada tubuh Anda mati rasa.


Hanya dengan epidural membantu ibu hamil merilekskan dan melawan rasa sakit pada saat persalinan.

(Baca juga: Mengenal Metode Persalinan Gentle Birth)


(Saat ini telah banyak pilihan bagi ibu hamil untuk menjalani proses persalinan yang tidak terlalu sakit. Salah satunya adalah bius epidural. Foto: Alex Hockett/Unsplash.com)

Ini yang perlu Anda ketahui tentang bagaimana cara kerja epidural:

1. Dilakukan saat memasuki persalinan fase aktif atau setelah pembukaan mulut rahim sekitar 4-5 cm.

2. Anda bisa berbaring menyamping, menekuk tubuh saat diinjeksi. Agar memudahkan dokter menemukan titik injeksi.

3. Dokter menyuntikkan punggung bawah Anda dengan bius epidural. Kemudian jarum tersebut dituntun dengan hati-hati dan jarum ditarik.

4. Durasi kerja epidural bertahan 1-2 jam. Bila efek anestesi dirasakan mulai berkurang maka dosisnya akan ditambah.


Maria Fransiska





(TIN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id