Menstruasi yang tidak teratur bisa menakutkan dan membuat tidak nyaman, terutama jika Anda sedang mencoba untuk hamil. (Foto: Dmitriy Ilkevich/Unsplash.com)
Menstruasi yang tidak teratur bisa menakutkan dan membuat tidak nyaman, terutama jika Anda sedang mencoba untuk hamil. (Foto: Dmitriy Ilkevich/Unsplash.com)

Perawatan bagi Penderita Sindrom Ovarium Polikistik

Rona kesehatan
Raka Lestari • 01 Januari 2019 13:50
Jakarta: Menstruasi yang tidak teratur bisa menakutkan dan membuat tidak nyaman, terutama jika Anda sedang mencoba untuk hamil.
 
Tetapi siklus menstruasi yang tidak teratur juga dapat menandakan masalah yang lebih serius dengan kesehatan Anda, termasuk kondisi yang disebut Sindrom Ovarium Polikistik atau PCOS. 
 
Gejala PCOS berkisar dari periode yang tidak teratur atau jarang hingga yang berat, jerawat parah, dan pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan pada wajah dan tubuh (disebut hirsutisme). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari Health, sebagian besar wanita yang menderita PCOS memiliki tingkat androgen (hormon pria seperti testosteron) dan insulin yang tinggi. 
 
Diperkirakan bahwa faktor genetik dan lingkungan berperan dalam menyebabkan PCOS. Tingkat kelebihan insulin juga dapat memicu produksi androgen.
 
Untuk wanita dengan PCOS, penurunan berat badan dan perubahan pola makan bisa sangat bermanfaat untuk mengobati gejala PCOS. 
 
"Penurunan berat badan untuk wanita gemuk dapat membantu meningkatkan kadar hormon dan resistensi insulin dan membantu mengatur siklus," ujar Angela Chaudhari, MD, seorang ginekolog di Northwestern Medicine di Chicago. 
 
Perawatan bagi Penderita Sindrom Ovarium Polikistik
(Siklus menstruasi yang tidak teratur juga dapat menandakan masalah yang lebih serius. Foto: Ilustrasi. Dok. Clem Onojeghuo/Unsplash.com)
 
(Baca juga: Agar Tetap Fit Saat Menstruasi)
 
Beberapa penelitian menunjukkan diet rendah gula, rendah susu (atau bahkan diet keto) dapat membantu wanita menangani PCOS. 
 
"Diet tersebut dapat membantu mengurangi peradangan dan resistensi insulin yang dalam banyak kasus, dapat berada di bawah kadar hormon normal yang terjadi pada mereka yang mengalami sindrom ovarium polikistik," kata Ula Abed Alwahab, MD, seorang ahli endokrin di Cleveland Clinic. 
 
"Pasien dengan PCOS yang memiliki masalah dengan kesuburan mungkin menemukan bahwa diet membantu memulihkan periode menstruasi kembali teratur dan mungkin membantu kesuburan dengan membuat pasien lebih responsif terhadap perawatan kesuburan," katanya.
 
Pil KB adalah pilihan perawatan lain yang sering diresepkan untuk wanita dengan PCOS untuk membantu mengatur hormon. "Pil dapat membantu mencegah kista baru tumbuh dan mencegah Anda berovulasi, memberi waktu bagi kista Anda saat ini untuk menyelesaikan dan mengembalikan siklus Anda ke jalurnya," kata Dr Chaudhari.
 
Seorang ginekolog atau ahli endokrin akan dapat membantu Anda mendiagnosis dan merawat PCOS Anda. 
 
"Wanita harus menemui dokter kandungan jika menstruasi mereka tidak teratur selama lebih dari dua siklus," kata Dr Chaudhari. 
 
"Kelainan lain yang harus dievaluasi adalah mengetahui kapan waktu ovulasi, pendarahan berlebihan selama lebih dari 10 hari, atau memiliki gejala anemia selama siklus Anda, seperti pusing atau kelelahan ekstrem."
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif