Berapa Banyak Kalori Terbakar saat Kita Berpikir?
(Foto: Free pict)
Jakarta: Pekerjaan yang melibatkan pemecahan masalah kreatif dan kegiatan mental yang sulit dianggap dapat membakar lebih banyak energi dibandingkan ketika Anda hanya bermalas-malasan. Hal itu diungkapkan Ewan McNay, asisten profesor di  psychology and behavioral neuroscience di University of Albany.

Otak tidak seperti bagian tubuh lainnya. Otak bekerja secara eksklusif pada gula glukosa, dan aktivitas kognitif yang berat membutuhkan lebih banyak glukosa daripada aktivitas yang sederhana.

Selama tugas menghafal yang sulit, misalnya, bagian otak yang terlibat dalam pembentukan ingatan akan mulai memakan lebih banyak energi. 


"Sebagai pengonsumsi energi, otak adalah organ yang paling 'mahal' yang terdapat dalam tubuh kita," kata Dr Marcus Raichle, seorang profesor kedokteran terkemuka di Washington University School of Medicine di St. Louis.

Meskipun  otak hanya mewakili 2 persen dari total berat badan seseorang, otak memakan 20 persen dari penggunaan energi tubuh. Itu artinya, seseorang menggunakan sekitar 320 kalori hanya untuk berpikir.

Namun, jangan berharap banyak berfikir dapat membuat Anda langsing. 

"Meskipun otak membakar banyak energi, berbagai perubahan aktivitas di otak  dan konsumsi energi selama tugas mental yang berat hanya sebentar. Mungkin hanya sekitar 5 persen perubahannya," kata Raichle. 

Namun, menurut McNay, masih ada hasil pembakaran kalori untuk orang-orang yang menghabiskan hari-hari mereka dengan melakukan pekerjaan yang menantang secara mental. Bahkan jika Anda hanya membakar sejumlah kecil kalori ekstra setiap hari, itu bisa dapat memberikan manfaat yang baik pada tubuh Anda untuk jangka panjang.

Lihat video:





(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id