NEWSTICKER
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto: Antara/ADITYA PRADANA PUTRA)
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto: Antara/ADITYA PRADANA PUTRA)

Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal Mayoritas Punya Penyakit Bawaan

Rona Virus Korona Berita Virus Corona Hari Ini
Sunnaholomi Halakrispen • 19 Maret 2020 20:20
Jakarta: Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 (new coronavirus) Achmad Yurianto menyampaikan update terkini kasus covid-19. Per hari ini, mayoritas pasien yang meninggal memiliki penyakit bawaan yang berisiko.
 
"Kalau diperhatikan, maka hampir seluruhnya memiliki penyakit pendahulu dan sebagain besar adalah diabetes, hipertensi, dan jantung kronis. Beberapa di antaranya adalah penyakit paru obstruksi," ujar Yuri, sapaannya, di Graha BNPB, Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Ia memaparkan bahwa per siang hari ini, total kasus positif covid-19 di Indonesia sebanyak 308 kasus. Kasus meninggal dunia sebanyak 25 orang dan pasien sembuh sebanyak 15 orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk kasus yang meninggal dunia, ada penambahan di DKI sebanyak lima orang, sehingga jumlahnya menjadi 17 orang. Kemudian ada penambahan di Jawa Tengah sebanyak satu, sehingga kini menjadi tiga kasus.
 
Kasus meninggal beberapa di antaranya dalam rentang usia 45-65 tahun. Adapun satu kasus meninggal pada usia 37 tahun.
 
"Total 25 kasus kematian ini kurang lebih 8 persen dari total kasus yg dirawat," jelasnya.
 
Yuri memaparkan, di Provinsi Bali tidak ada penambahan kasus positif, namun ada yang dirawat menjadi satu kasus. Sedangkan di Banten ada penambahan kasus 10 orang, sehingga akumulasi kasus menjadi 27 orang.
 
Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat penambahan dua orang, sehingga akumulasi kasus menjadi lima orang positif. DKI Jakarta ada penambahan 52 orang, sehingga total menjadi 210 kasus.
 
"Jabar (Jawa Barat) ada penambahan kasus dua orang, sehingga total kasus 26 orang. Jateng (Jawa Tengah) ada penambahan empat, sehingga total 12 orang. Jatim (Jawa Timur) ada penambahan satu, sehingga total menjadi 9 orang," ungkapnya.
 
Di Kalimantan Barat tidak ada penambahan kasus, maka akumulasi ada dua kasus positif. Sementara di Kalimantan Timur, ada penambahan dua, sehingga total saat ini menjadi tiga kasus.
 
"Kepri ada penambahan kasus dua, sehingga total jadi tiga. Sulawesi Utara tak ada penambahan. Sumatera Utara ada tambahan satu, sehingga menjadi dua kasus. Sulawesi Tenggara ada tiga kasus baru, Sulawesi Selatan ada dua kasus baru," tuturnya.
 
Lampung tidak ada, maka akumulasinya satu kasus. Riau ada tambahan satu kasus, sehingga jumlahnya kini menjadi dua kasus.
 
"Ada kasus yang sudah dua kali diperiksa negatif dan dinyatakan sembuh. DKI bertambah empat menjadi 13. Maka total yang sembuh 15 orang," pungkasnya.
 

 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif