Ilustrasi--Pexels
Ilustrasi--Pexels

Manfaat ASI

Rona bayi
Sunnaholomi Halakrispen • 01 Agustus 2019 16:07
ASI memiliki berbagai keunggulan yang dapat menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi secara optimal. Kandungan dalam ASI memiliki beragam manfaat.
 

Jakarta: Air Susu Ibu (ASI) wajib dikonsumsi bayi. Sebab, ASI memiliki segudang manfaat untuk bayi.
 
ASI pun merupakan nutrisi ideal dan satu-satunya makanan yang dibutuhkan bayi pada bulan pertama. Komposisinya dinilai paling sempurna, baik secara kualitas maupun kuantitas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ASI memiliki berbagai keunggulan yang dapat menunjang kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan bayi secara optimal.
 
Dokter spesialis anak dan konselor laktasi RS Pondok Indah, di Pondok Indah Jakaarta Selatan, dr. Yovita Ananta, Sp. A, MHSM, IBCLC menjelaskan, kandungan dalam ASI memiliki beragam manfaat.
 
Pertama, ASI kaya akan asam amino, AA, DHA, vitamin A, D, E, K, B-karoten, dan mineral seperti kalsium, magnesium, natrium, kalium, fosfor, dan sulfur. Seluruhnya diperlukan untuk tumbuh kembang bayi.
 
"Dilengkapi dengan hormon dan enzim yang membantu pencernaan bayi. Kemudian, kandungan nutrisi dalam ASI dapat berubah–ubah sesuai dengan usia dan pertumbuhan si kecil," ujar dr. Yovita kepada Medcom.id di Jakarta.
 
Selain itu, ASI dapat melindungi si kecil dari berbagai penyakit, karena mengandung sel-sel imun seperti immunoglobulin. Sel imun tersebut dapat mencegah anak dari infeksi telinga, infeksi pernapasan, infeksi saluran cerna, infeksi saluran kemih, juga penyakit kulit seperti ruam eksim atau eczema.
 
Bahkan, ASI juga bisa menurunkan risiko bayi Anda terkena penyakit metabolik ketika dewasa nantinya. Tak hanya itu, kegiatan menyusui pun memiliki manfaat terhadap ibu dan si buah hati.
 
"Menyusui dapat membantu menurunkan berat badan setelah kehamilan, menjaga kesehatan mental dan fisik, menurunkan risiko depresi setelah persalinan, sebagai kontrasepsi alami, menguatkan tulang, hingga menurunkan risiko penyakit jantung serta kanker payudara," paparnya.
 
Aktivitas ini diyakini mampun menguatkan hubungan antara ibu dan si kecil. Namun, meski proses menyusui berlangsung secara alami, memang tak semua ibu dan atau bayinya langsung bisa lancar menjalani proses ini.
 
dr. Yovita menekankan, diperlukan beberapa strategi agar Anda dapat sukses menyusui secara eksklusif si kecil selama enam bulan. Kesuksesan pemberian ASI ini pun harus disertai dengan pengetahuan mengenai ASI dan menyusui secara komprehensif.
 

 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif