Kehamilan akan cukup menegangkan tanpa memahami makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. (Ilustrasi/Pexels)
Kehamilan akan cukup menegangkan tanpa memahami makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. (Ilustrasi/Pexels)

Makanan yang Harus Dihindari saat Hamil

Rona ibu hamil
Sunnaholomi Halakrispen • 02 Juli 2020 17:03
Jakarta: Kehamilan akan cukup menegangkan tanpa memahami makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. Meskipun, ada sejumlah vitamin atau suplemen yang bisa dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh. 
 
Namun, mengonsumsi makanan yang tidak dianjurkan dapat mengakibatkan sejumlah risiko bagi kondisi janin. Maka, perhatikanlah makanan yang harus dihindari saat hamil berikut ini, dikutip dari Express.

1. Telur

Anda harus menghindari makan telur mentah atau yang dimasak sebagian seperti di mousse, mayones, dan souffle. Sebab, ada risiko paparan bakteri salmonella.
 
Anda juga harus tetap berpegang pada telur yang telah divaksinasi terhadap salmonella. Cara lainnya, telur yang telah dibersihkan kemudian disimpan di kulkas dengan suhu yang dingin dan stabil. Sebab, suhu rendah bisa meminimalisir perkembangbiakan salmonella. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Telur-telur yang terbebas dari bakteri salmonella juga aman untuk dimakan dalam keadaan mentah. Bahkan, baik dikonsumsi oleh kelompok-kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, wanita hamil, hingga orang tua.
 
Selain itu, Anda harus menghindari telur bebek, telur angsa, atau burung puyuh. Kecuali, ketiga telur itu telah dimasak sampai benar-benar matang di bagian putih maupun kuning telurnya.
Sementara itu, salmonella tidak mungkin membahayakan bayi Anda yang belum lahir. Akan tetapi, Anda bisa keracunan makanan dan menjadi tidak sehat.

2. Alkohol

Minum alkohol dalam kondisi hamil dapat menyebabkan bahaya jangka panjang pada bayi Anda. Jadi, Anda tidak boleh minum alkohol sama sekali saat hamil atau ketika menjalani program hamil.

3. Teh herbal

Anda boleh mengonsumsi teh herbal. Akam tetapi, seharusnya diminum dengan tidak lebih dari empat cangkir teh herbal dalam sehari.

4. Kafein

Saat hamil, Anda dapat mengonsumsi kafein. Namun, sebaiknya Anda membatasi asupan kafein maksimal hingga 200 mg per hari.
 

 

(YDH)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif