Studi menjelaskan bahwa kritik harus ditawarkan dengan cara berhati-hati. Memberi umpan balik penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. (Foto: Pexels.com)
Studi menjelaskan bahwa kritik harus ditawarkan dengan cara berhati-hati. Memberi umpan balik penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. (Foto: Pexels.com)

Dampak Kritik Terhadap Kinerja Pegawai

Rona psikologi
Dhaifurrakhman Abas • 17 Juni 2019 07:00
Kinerja adalah sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan, dan kemampuan kerja. Dan penilaian kinerja merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan pegawai dalam suatu organisasi. Studi menjelaskan bahwa kritik harus ditawarkan dengan cara berhati-hati. Memberi umpan balik penting untuk meningkatkan kinerja karyawan.
 

Jakarta: Tidak banyak orang yang mau menerima kritikan. Apalagi jika si pemberi kritik merupakan orang yang lebih muda atau memiliki jabatan lebih rendah dari si penerima masukan.
 
Sebab itu tindakan itu dianggap menggurui. Si pemberi kritik seolah-olah belum pantas mengkritik karena belum punya banyak ilmu untuk memberikan masukan atas apa yang dilakukan. Selain itu, kritikan dianggap merusak citra ketika anak buah memberi masukan kepada bosnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tapi siapa sangka, kritikan atau umpan balik sebenarnya dapat bermanfaat bagi setiap orang, khususnya dalam kehidupan perkantoran. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Academy of Management menunjukkan umpan balik negatif dapat menginspirasi karyawan semakin kreatif.
 
Tapi, hal ini juga bergantung pada siapa yang memberikan kritik. Dalam studi ini, tim peneliti menjaankan serangkaian percobaan laboratorium dan lapangan. Kesimpulan yang didapatkan, seorang pegawai justru menjadi kurang kreatif dalam menjalankan tugas selanjutnya ketika dia menerima umpan balik negatif dari manajer atau kolega mereka.
 
Menariknya, umpan balik negatif dapat memiliki dampak positif pada karyawan jika berasal dari anggota tim junior. Dengan kata-kata yang lebih sederhana, kritik bisa bermanfaat bagi manajer ketika datang dari karyawan yang melapor kepada mereka.
 
Para peneliti menjelaskan bahwa manajer dapat memengaruhi promosi, kenaikan gaji, dan evaluasi kinerja karyawan, sehingga umpan balik negatif dapat memicu stres dan kecemasan.
 
Hal ini juga karena, para profesional umumnya bersaing dengan rekan kerja mereka untuk promosi yang sama dan mungkin melihat umpan balik sebagai ancaman terhadap pertumbuhan dan kehidupan kerja mereka.
 
Dampak Kritik Terhadap Kinerja Pegawai
(Studi menjelaskan bahwa kritik harus ditawarkan dengan cara berhati-hati. Memberi umpan balik penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Foto: Pexels.com)

Penjelasan studi

Lantas, pertanyaannya, mengapa umpan balik dari seorang junior dapat berdampak baik? Yeun Joon Kim, yang merupakan salah satu penulis studi menjelaskan, karena adanya rasa bersedia untuk menerima kritikan.
 
"Bukannya mereka menikmati kritik - melainkan, mereka berada dalam posisi kekuatan alami dan dapat mengatasi ketidaknyamanan umpan balik negatif dengan lebih baik," ujarnya.
 
Meski begitu, studi menjelaskan bahwa kritik harus ditawarkan dengan cara berhati-hati. Memberi umpan balik penting untuk meningkatkan kinerja karyawan, tetapi harus dievaluasi dengan cermat sebelum dibagikan sehingga tidak berdampak negatif.
 
"Bagian sulit dari menjadi seorang manajer adalah menunjukkan kinerja atau titik lemah seorang pengikut. Tetapi itu adalah bagian penting dari pekerjaan," tandas Kim.
 


 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif