Dr. Edwin Jim, SpPD-KPTI mengatakan keringat berlebihan saat istirahat bisa karena produksi kelenjar keringat yang berlebihan. (Foto: Pexels.com)
Dr. Edwin Jim, SpPD-KPTI mengatakan keringat berlebihan saat istirahat bisa karena produksi kelenjar keringat yang berlebihan. (Foto: Pexels.com)

Tangan Berkeringat, Tanda Sakit Jantung?

Rona kesehatan
Sunnaholomi Halakrispen • 24 April 2019 16:15
Dr. Edwin Jim, SpPD-KPTI mengatakan keringat berlebihan saat istirahat bisa karena produksi kelenjar keringat yang berlebihan, hormon tiroid berlebihan, stres, tegang. Anda bisa lebih berhati-hati ketika tangna Anda mudah berkeringat disertai nyeri pada tubuh di bagian dada, nyeri ulu hati, sesak napas, atau gangguan rekam jantung (EKG).
 

 
Jakarta:
Apakah tangan Anda mudah sekali mengeluarkan keringat? Mungkin Anda sempat berpikir kalau hal tersebut pertanda bahwa Anda terjangkit virus atau bakteri atau yang lebih parah lagi merupakan tanda dari penyakit jantung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan, Anda merasa mudah berkeringat sudah sejak kecil hingga dewasa. Tapi, jangan khawatir dr. Edwin Jim, SpPD-KPTI dari Rumah Sakit Royal Taruma, Jakarta menyatakan, hal tersebut hanyalah mitos.
 
"Mitos. Keringat berlebihan saat istirahat bisa karena produksi kelenjar keringat yang berlebihan, hormon tiroid berlebihan, stres, tegang," ujar dr. Edwin kepada Medcom.id di Jakarta.
 
Ya, apabila dibayangkan penyakit jantung, bisa saja Anda menjadi percaya. Karena beberapa informasi beredar demikian. dr. Edwin memaparkan hubungan tangan berkeringat dengan gangguan jantung.
 
(Baca juga: Alasan Tangan Anda Berkeringat ketika Gugup)
 
Tangan Berkeringat, Tanda Sakit Jantung?
(Dr. Edwin Jim, SpPD-KPTI mengatakan keringat berlebihan saat istirahat bisa karena produksi kelenjar keringat yang berlebihan, hormon tiroid berlebihan, stres, tegang. Foto: Pexels.com)
 
"Sakit jantung berat bisa keringat berlebihan tapi disertai gejala lain, misalnya serangan jantung," imbuhnya.
 
Tanda-tanda awal penyakit terminal atau penyakit berat sulit diketahui. Anda bisa lebih berhati-hati ketika tangna Anda mudah berkeringat disertai nyeri pada tubuh di bagian dada, nyeri ulu hati, sesak napas, atau gangguan rekam jantung (EKG).
 
"Gangguan jantung ringan akan mengalami rasa cepat capek atau sesak saat aktivitas, dan normal kembali saat istirahat," paparnya.
 
Anda juga perlu memerhatikan kondisi kaki Anda. Sebab, gejala gangguan jantung lainnya ada pada bagian kaki yang terlihat tidak wajar namun sering kali diabaikan.
 
"Kaki bengkak salah satu gejala gangguan pompa jantung," pungkasnya.
 
Ketika Anda merasakan tanda-tanda atau gejala tersebut di atas, Anda perlu melakukan pemeriksaan EKG, foto dada, dan echokardiografi atau USG jantung. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan kondisi jantung Anda secara keseluruhan.
 
Selain itu, untuk mengantisipasi perkembangan jantung, lakukanlah juga pemeriksaan kesehatan, sebaiknya setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan mulai dari cek darah, pernapasan, dan jantung, sangat disarankan.
 

 

(TIN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif