Shireen Sungkar (tengah) saat menghadiri acara konferensi pers di Jakarta (Foto: Kumara/Medcom.id)
Shireen Sungkar (tengah) saat menghadiri acara konferensi pers di Jakarta (Foto: Kumara/Medcom.id)

Cara Shireen Sungkar Melindungi Anak dari DBD

Rona demam berdarah
Kumara Anggita • 19 Februari 2019 14:06
Jakarta: Menilik data Kementerian Kesehatan RI pada 2019, sebanyak 90 persen dari seluruh jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tahun ini menyerang anak-anak di bawah 15 tahun. Situasi ini membuat banyak orang tua cemas. Termasuk salah satu pesinetron, Shiren Sungkar.
 
Sebagai ibu muda yang mempunyai tiga anak, Shireen mengaku cemas dengan beberapa kasus demam berdarah belakangan ini. Meski demikian, istri dari Tengku Wisnu tersebut mencoba membagi pengalamannya dalam melindungi anak dari DBD.
 
“Saya sebagai seorang ibu khawatir dengan DBD. Namun, kita harus hadapi apalagi sedang pancaroba. Untungnya di komplek saya tuh sadar banget sama DBD," ujar Shiren saat menghadiri Konferensi Pers Minyak Telon My Baby di Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Situasi ini membuat Shireen kerja ekstra dalam menjaga kebersihan sekitar. Namun, selain menjaga kebersihan, ia juga melakukan hal-hal lain yang bisa dipertimbangkan ibu-ibu muda lainnya.

Baca juga: Makan Cabai Bisa Sakit Usus Buntu, Mitos atau Fakta?

Seperti dengan mengembangkan pengetahuan. Semakin banyak pengetahuan ibu pada hal-hal terkait DBD, maka mereka bisa segera melakukan tindakan.
 
“Misalnya kita buka dispenser ada jentiknya, padahal baru ganti loh. Pengetahuan sangat penting. Di tempat yang kita pikir tidak ada nyamuk justru malah jadi sarang nyamuk,” tuturnya.
 
Kemudian, mengoleskan minyak telon. Cara ini bagi Shireen dapat menghindari anak dari gigitan nyamuk dan juga memberikan kesenangan tersendiri bagi dia dan anaknya.
 
“Pakai perlindungan buat anak seperti minyak telon. Sudah jadi kebiasaan saya kasih minyak telon sebelum beraktivitas. Anak juga jadi kebiasaan,” tuturnya.
 
“Ini juga jadi terikat buat anak. Kita kan memijit. Melalui sentuhan ini jadi vitamin booster,” lanjutnya.
 
Namun Shireen menegaskan bahwa dia tidak sembarang menggunakan produk untuk buah hatinya. Pilihannya harus teruji secara klinis, berbahan herbal, dan halal.
 
“Sebagai orang tua, saya sih pilih-pilih karena ini urusan anak. Apalagi lihat berita ada zat-zat ga baik dan bahaya. Saya pilih yang sudah teruji secara klinis, herbal atau enggak halal atau enggak karena kulit anak lebih sensitif, takut alergi,” tuturnya.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif